32 Debitur Akad KPR di Serang, Mayoritas Beli Rumah Pertama

0
IMG-20261023-WA0004-605830333

SERANG – Sebanyak 32 debitur mengikuti akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang difasilitasi Bank BJB Regional 4 di Kantor BJB KCK Banten, Jumat (23/10/2026). Mayoritas peserta merupakan pembeli rumah pertama yang memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), sementara rumah yang dibiayai berasal dari 11 perumahan yang dikembangkan 11 pengembang.

Pelaksana Tugas (Plt.) Chief Executive Officer (CEO) Regional 4 Bank BJB, Rahadian A Hamdani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya perbankan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian melalui skema pembiayaan yang sesuai dengan program pemerintah.

“Agenda hari ini kita melakukan akad massal KPR terkait kepemilikan rumah. Rata-rata ini kepemilikan rumah pertama, dan kebanyakan mengambil program pemerintah, yaitu FLPP,” kata Rahadian, sebagaimana diberitakan Radar Banten, Jumat, (23/10/2026).

Menurut Rahadian, kegiatan akad massal itu merupakan pelaksanaan kedua yang digelar Bank BJB Regional 4. Sekitar satu bulan sebelumnya, kegiatan serupa berlangsung di wilayah Tangerang Raya dengan melibatkan tiga kantor cabang, yakni Kantor Cabang Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Pada pelaksanaan di Serang, para debitur diwajibkan hadir bersama pasangan masing-masing. Kegiatan ini mempertemukan calon pemilik rumah, pihak perbankan, dan pengembang yang terlibat dalam penyaluran pembiayaan.

Rahadian menyebut kejelasan proses dan kecepatan pelayanan menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih pembiayaan KPR melalui Bank BJB. Pihaknya berupaya memberikan kepastian waktu dalam proses pengajuan hingga akad kredit.

“Keunggulan BJB sebetulnya dari sisi kejelasan. Teman-teman bisa mengambil KPR di kita karena SLA atau layanan kita bisa lebih cepat dibandingkan bank lain,” ujarnya.

SLA merupakan singkatan dari Service Level Agreement, yakni kesepakatan atau standar tingkat layanan. Dalam proses pembiayaan, kepastian layanan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan calon debitur ketika mengajukan kredit rumah.

Adapun FLPP merupakan fasilitas pembiayaan rumah subsidi yang disalurkan melalui bank peserta sesuai ketentuan pemerintah. Harga rumah subsidi dan aturan pembiayaannya mengikuti kebijakan yang ditetapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian dengan biaya lebih terjangkau.

Melalui kegiatan tersebut, Bank BJB memfasilitasi puluhan debitur untuk melanjutkan proses kepemilikan rumah. Keterlibatan 11 pengembang juga menunjukkan adanya kerja sama antara sektor perbankan dan pengembang dalam menyediakan hunian bagi masyarakat.

Ke depan, kejelasan proses pengajuan, kepastian pembiayaan, dan koordinasi dengan pengembang diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses rumah pertama melalui program subsidi sesuai persyaratan yang berlaku. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *