PKB Mempawah Pasang Strategi Pemilu 2029, Target Perolehan Suara 47 Persen
Ketua DPC PKB Mempawah, Subandio, saat menyampaikan target kenaikan suara sebesar 47 persen pada Pemilu 2029, dalam pengukuhan pengurus DPC PKB Mempawah masa bakti 2026–2031 di MCC, Jumat (23/10/2026).
MEMPAWAH – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mempawah mulai mempersiapkan langkah politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Di bawah kepemimpinan Subandio, partai tersebut menargetkan peningkatan perolehan suara sebesar 47 persen dari hasil pemilu sebelumnya.
Target itu disampaikan setelah pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Mempawah masa bakti 2026–2031 di Mempawah Convention Center (MCC), Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut juga diisi dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Ketua DPC PKB Mempawah, Subandio, mengatakan target peningkatan suara tersebut disusun dengan mempertimbangkan capaian partai pada pemilu sebelumnya. Ia menilai pengalaman PKB yang pernah menempatkan kadernya di unsur pimpinan lembaga legislatif menjadi salah satu modal untuk memperkuat posisi politik pada 2029.
Menurut Subandio, hasil Pemilu 2024 yang mencatat perolehan lebih dari 20 ribu suara menjadi dasar evaluasi sekaligus bahan pemetaan strategi untuk menghadapi kontestasi berikutnya.
“Untuk Pemilu 2029, PKB Mempawah memasang target kenaikan suara 47 persen. Target ini masih realistis dengan melihat pengalaman dan capaian yang pernah diraih partai,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencapaian target tersebut tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan struktur partai. Seluruh jajaran pengurus dan kader harus menerjemahkan sasaran politik itu melalui kerja yang terukur, konsolidasi berkelanjutan, serta keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Subandio juga meminta pengurus baru menjaga kekompakan dan memperkuat komunikasi dengan warga. Menurutnya, aspirasi masyarakat harus menjadi pijakan dalam menyusun program dan menentukan arah perjuangan politik partai.
“Target kenaikan suara harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat. Seluruh pengurus perlu memperkuat konsolidasi, menjaga soliditas kader, dan menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Ia optimistis peluang meningkatkan perolehan suara pada 2029 dapat terbuka apabila seluruh kader bekerja bersama, mampu menyerap aspirasi masyarakat, serta memperjuangkan kebutuhan warga secara konsisten.
DPW PKB Kalbar Dorong Pengurus Segera Bergerak
Ketua DPW PKB Kalimantan Barat, Mulyadi Tawik, turut menekankan pentingnya tindak lanjut setelah pengukuhan kepengurusan. Ia berharap momentum tersebut menjadi awal penguatan organisasi dan peningkatan aktivitas politik PKB di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Menurut Mulyadi, pengurus yang baru dikukuhkan perlu segera menyusun agenda kerja, memperjelas koordinasi, serta memperluas konsolidasi hingga tingkat paling bawah.
Ia juga mengingatkan agar kader tidak hanya berfokus pada kepentingan elektoral, tetapi mampu menghadirkan politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setelah kepengurusan dikukuhkan, seluruh DPC PKB se-Kalimantan Barat diharapkan langsung bekerja, memperkuat konsolidasi hingga tingkat bawah, menjaga soliditas kader, dan menghadirkan politik kemanfaatan melalui program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Mulyadi menambahkan, keberadaan pengurus partai harus dapat dirasakan masyarakat melalui keterlibatan dalam menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi warga. Karena itu, program kerja perlu disusun secara jelas dan diikuti pelaksanaan yang konsisten.(rac)
