Jadwal Kapal Sabang–Banda Aceh 26 Oktober 2026, KMP BRR Berangkat Empat Kali

0
IMG_ce5ccf27-9a90-4e0d-b132-820b785f9d68

SABANG — Pengguna jasa penyeberangan Sabang–Banda Aceh perlu menyesuaikan waktu perjalanan pada Senin, 26 Oktober 2026, karena layanan kapal feri kendaraan dan penumpang untuk sementara mengandalkan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR. Kondisi ini terjadi saat KMP Aceh Hebat 2 menjalani perawatan rutin, dengan empat jadwal keberangkatan yang tersedia dari kedua pelabuhan.

Layanan penyeberangan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh menghubungkan Pelabuhan Balohan di Sabang dengan Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh. Perjalanan menggunakan kapal feri atau roll-on/roll-off (RoRo) memerlukan waktu sekitar dua jam dan memungkinkan kendaraan ikut diangkut.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Mochamad Haryanto, menerangkan jadwal keberangkatan KMP BRR pada Senin, 26 Oktober 2026, sebagaimana dilansir RRI, Senin, (26/10/2026).

Dari Pelabuhan Balohan, Sabang, menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, kapal dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan dijadwalkan pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB.

Jadwal tersebut perlu diperhatikan oleh penumpang yang hendak bepergian bersama kendaraan maupun masyarakat yang memiliki agenda dengan waktu kedatangan tertentu. Pengguna jasa disarankan mengatur waktu kedatangan di pelabuhan dengan mempertimbangkan proses pembelian tiket dan pemuatan kendaraan.

Selain jadwal, biaya penyeberangan menjadi salah satu informasi penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan. Tarif tiket penumpang kelas ekonomi dewasa ditetapkan sebesar Rp35.000 per orang, sedangkan tiket bayi sebesar Rp4.200.

Untuk kelas VIP, tarif penumpang anak tercatat Rp46.000 dan penumpang dewasa Rp58.000. Adapun tarif kendaraan roda dua sebesar Rp68.000 per unit, termasuk tiket pengendaranya.

Sementara itu, tarif mobil ditetapkan Rp457.000 per unit, termasuk lima penumpang. Untuk kendaraan bus, tarifnya mencapai Rp985.000 per unit, termasuk 16 penumpang.

Meski jadwal keberangkatan telah ditetapkan, waktu pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi cuaca di perairan antara Sabang dan Banda Aceh. Karena itu, calon penumpang perlu memperhatikan informasi terbaru sebelum berangkat menuju pelabuhan.

Apabila terjadi lonjakan penumpang, layanan penyeberangan juga dapat dibantu KMP Papuyu. Namun, pengoperasian kapal tambahan tersebut bergantung pada kebutuhan layanan.

Dengan hanya satu kapal yang melayani rute reguler saat KMP Aceh Hebat 2 menjalani perawatan, calon penumpang diharapkan merencanakan perjalanan lebih awal dan memastikan kembali jadwal keberangkatan agar perjalanan antarpulau berjalan lancar. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *