Abu Vulkanik Disertai Dengan Hujan Air Mengguyur Kota Boyolali

BOYOLALI – Gunung Merapi kembali mengeluarkan erupsi pada, Minggu (21/01/2024) pukul 14.30 WIB. Akibat erupsi yang dikeluarkan Gunung Merapi, Kota Boyolali dikabarkan diguyur hujan abu vulkanik (22/01/2024). Berdasarkan informasi, terdapat tujuh kecamatan (Kec.) di Kabupaten (Kab.) Boyolali yang terkena dampak dari erupsi Gunung Merapi.
Dari video yang beredar di media sosial (medsos) X menyebutkan, hujan abu vulkanik disertai dengan hujan air yang terjadi disekitar Pasar Sayur Cepogo, Boyolali. Dalam video tersebut, terpampang kendaraan bermotor dan mobil diselimuti oleh abu vulkanik yang bercampur dengan air hujan.
Kondisi jalan raya juga terlihat berubah warna menjadi cokelat. Pada video lain juga memperlihatkan abu vulkanik yang menempel pada sebuah tanaman milik warga. “Dari sangup, tamansari boyolali, Hujan abu merapi sudah turun,” caption dalam video yang diunggah oleh @merapi_uncover.
Dari keterangan yang didapatkan, tingkat dari ketebalan abu vulkanik sangat bervariasi, mulai dari sedang hingga tipis. Terlihat abu vulkanik juga menutupi genting rumah, tanaman, dan jalan di perkampungan. Tak lama dari itu, hujan turun cukup deras.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Suratno menuturkan Kec. Selo aman. “Alhamdulillah masyarakat tidak terganggu secara signifikan,” kata Suratno. Suratno mengatakan bahwa jika ada perubahan pada informasi yang perlu disampaikan mengenai aktivitas Gunung Merapi, mereka akan segera mengikutinya dan mengambil langkah yang semestinya.
BPBD Boyolali juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu panik berlebih. Hal tersebut dikarenakan erupsi Gunung Merapi masih belum diketahui dalam kondisi yang relatif aman dan terkendali.
Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *