Bank Jateng Gandeng Pengembang, Sediakan Rumah Rp185 Juta
KUDUS – Akses kepemilikan rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diperluas melalui program kredit berbunga rendah yang ditawarkan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) Cabang Kudus dalam mini ekspo perumahan yang berlangsung pada 13–24 April 2026.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Kudus Risdiyanto mengatakan program ini memanfaatkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 5 persen. Angka tersebut dinilai lebih ringan dibandingkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berada di kisaran 6 persen.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Jateng menggandeng empat pengembang lokal untuk menyediakan hunian terjangkau bagi ASN PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu. Program ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses pembiayaan perumahan di daerah.
“Senyampang stoknya masih ada, silakan dimanfaatkan karena unit KPR FLPP tidak selalu tersedia setiap saat,” kata Risdiyanto sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (19/04/2026).
Selain pembiayaan rumah, mini ekspo juga menghadirkan layanan kredit kendaraan bermotor (KKB) dengan menggandeng sejumlah dealer, termasuk kendaraan listrik. Skema yang ditawarkan meliputi uang muka (down payment / DP) mulai 1 persen, disertai dukungan asuransi serta jaminan fisik rumah.
Risdiyanto menambahkan kegiatan ini juga menjadi langkah awal perluasan layanan Bank Jateng bagi ASN, termasuk pembukaan outlet Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan serta rencana kolaborasi dengan layanan lain yang relevan.
Sementara itu, perwakilan pengembang Bhumi Muria Alaya Group Wahyu Putra menyebutkan pihaknya menawarkan rumah tipe 30/60 melalui skema KPR FLPP dengan harga Rp185 juta. Untuk tenor 20 tahun, cicilan ditetapkan sekitar Rp1,08 juta per bulan, sedangkan tenor 15 tahun sebesar Rp1,29 juta per bulan dan tenor 10 tahun sekitar Rp1,73 juta per bulan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kepemilikan hunian layak bagi ASN PPPK sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti di Kudus melalui skema pembiayaan yang lebih terjangkau.[]
Penulis: Akhmad Nazaruddin | Penyunting: Redaksi01
