Cegah Risiko Operasional, KAI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Massal

PADANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat (Divre II Sumbar) memperketat standar keselamatan operasional dengan menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi seluruh pekerja selama 15–24 April 2026, sebagai langkah antisipatif menjaga kualitas layanan dan keamanan perjalanan kereta api.

Program Medical Check Up (MCU) ini difokuskan pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang terlibat langsung dalam operasional dan pelayanan, guna meminimalkan risiko gangguan perjalanan akibat faktor kesehatan pekerja.

Assistant Manager Kesehatan KAI Divre II Sumbar, Doni Fitra Yogi, menegaskan bahwa kondisi fisik pekerja memiliki peran krusial dalam menjamin keselamatan transportasi berbasis rel.

“Pekerja yang sehat dan fit akan mampu menjalankan tugas secara optimal, baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan maupun dalam menjaga aspek keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan gigi dan mulut, radiologi, laboratorium darah, pemeriksaan fisik umum, hingga uji pendengaran (audiometri) khusus bagi awak sarana perkeretaapian. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan jantung menggunakan metode elektrokardiogram (EKG) untuk mendeteksi potensi gangguan kardiovaskular.

Kegiatan MCU ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pramita Lab sebagai mitra layanan kesehatan, guna memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai standar medis yang berlaku.

Menurut Doni, pemeriksaan rutin tahunan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga konsistensi performa operasional serta meningkatkan keandalan layanan transportasi publik.

Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menempatkan keselamatan dan pelayanan sebagai prioritas utama.

“KAI menempatkan aspek pelayanan dan keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan memastikan kondisi kesehatan pekerja tetap prima, kami dapat menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, serta tepat waktu,” kata Reza, sebagaimana dilansir Suaradesa, Rabu (15/04/2026).

Melalui pelaksanaan MCU secara berkala ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat menjaga standar operasional yang tinggi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan profesional. []

Penulis: Hendra Efison | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *