Dinilai Hanya Pencitraan, Pemkab Mempawah Didesak Kembalikan Bantuan Karhutla dari Pemprov Kalbar

MEMPAWAH – Gelombang penolakan terhadap bantuan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Bawah Pimpinan Bapak H. Ria Norsan, M.Kes. untuk Kabupaten Mempawah terus bergulir. Kali ini, kritikan pedas datang dari Organisasi Daerah (Organda) Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SulSel) Cabang Mempawah.

‎Penyaluran bantuan yang hanya berjumlah 250 paket tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap penderitaan warga Mempawah yang kini terkepung kabut asap pekat.

‎Ketua IKAMI SulSel Cabang Mempawah, Muslim, mendesak Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mengambil sikap ksatria dengan mengembalikan secara utuh bantuan dari Pemprov Kalbar tersebut.

‎”Kami mendesak Pemkab Mempawah tidak memungut bantuan receh itu dan segera mengembalikannya ke Pemprov Kalbar! Jangan diam saja melihat daerah kita dijadikan ajang pencitraan. Jumlah 250 paket ini sangat tidak masuk akal ketika puluhan ribu warga Mempawah bertaruh nyawa menghirup racun asap setiap hari,” tegas Muslim dengan nada geram.

‎Muslim menyayangkan sikap Pemprov Kalbar yang dinilainya sama sekali tidak memiliki empati atas musibah yang menimpa masyarakat daerah. Pembagian bantuan yang sangat minim ini justru berpotensi menjadi ‘bom waktu’ yang memicu kegaduhan dan memecah belah keharmonisan warga di lapangan.

‎”Jangan cari sensasi murahan di atas penderitaan rakyat Mempawah yang lagi kena musibah! Bantuan 250 paket ini bukannya menyelesaikan masalah, malah memicu konflik horizontal. Bayangkan saja, warga terdampak itu se-kabupaten, tapi bantuan cuma cukup buat hitungan RT. Nanti kalau warga saling sikut dan protes karena merasa tidak adil, siapa yang mau tanggung jawab?” cercarnya.

‎Menurut Muslim, yang dibutuhkan warga Mempawah saat ini adalah penanganan karhutla secara substantif, pengiriman tim medis, penegakan hukum tegas terhadap pembakar lahan, serta logistik yang memadai dan merata.

‎”Kami minta Pemkab Mempawah jangan asal mangut-mangut menerima bantuan yang tidak berkeadilan ini. Berdirilah bersama rakyat! Tunjukkan harga diri Kabupaten Mempawah dan tolak bantuan yang cuma bikin gaduh masyarakat,” pungkas Muslim.(usm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *