Diskon 50 Persen! KAI Luncurkan Rute Baru Bandung–Ketapang

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka konektivitas baru lintas Pulau Jawa hingga ujung timur melalui layanan Kereta Api (KA) Sangkuriang rute Bandung–Ketapang, Banyuwangi, yang mulai beroperasi awal Mei 2026 guna memangkas waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi perjalanan jarak jauh tanpa transit.

Layanan ini dijadwalkan melayani perjalanan langsung dari Bandung menuju Ketapang pada 1 Mei 2026 (KA 7044A), sedangkan perjalanan sebaliknya mulai beroperasi 2 Mei 2026 (KA 7043A). Kehadiran rute ini dinilai menjadi solusi mobilitas baru bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan antarkota lintas provinsi secara praktis.

Vice President (VP) Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) Anne Purba mengatakan, inovasi layanan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan perjalanan yang lebih efisien. “Sangkuriang dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses perjalanan jarak jauh yang lebih praktis bagi masyarakat. Dengan relasi langsung Bandung hingga Banyuwangi, pelanggan kini dapat menikmati perjalanan yang lebih efisien tanpa perlu berganti kereta,” ujarnya, sebagaimana dilansir Inews, Senin, (21/04/2026).

Sebagai bagian dari strategi peningkatan minat masyarakat, KAI juga menawarkan potongan harga tiket sebesar 50 persen untuk perjalanan perdana rute Bandung–Ketapang pada 1 Mei 2026. Tiket promosi tersebut dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Selain menghadirkan kemudahan akses, layanan KA Sangkuriang juga menawarkan variasi kelas perjalanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penumpang. “KA Sangkuriang menyediakan beragam pilihan kelas layanan, mulai dari Ekonomi, Eksekutif, hingga Suite Class Compartment yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tingkat kenyamanan yang berbeda,” kata Anne.

Rute perjalanan KA Sangkuriang melintasi sejumlah kota strategis, seperti Tasikmalaya, Ciamis, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, hingga Jember sebelum mencapai Banyuwangi. Jalur ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah dengan memperluas akses wisata lintas wilayah.

Dengan hadirnya layanan ini, KAI menargetkan peningkatan jumlah penumpang sekaligus memperkuat konektivitas nasional, khususnya di jalur selatan hingga timur Pulau Jawa, yang selama ini masih mengandalkan perjalanan dengan transit. []

Penulis: Ari Sandita Murti | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *