DPMD Kukar Evaluasi Kinerja Triwulan II, Perkuat Strategi, Pastikan Anggaran Berdampak Nyata bagi Masyarakat Desa

KUTAI KARTANEGARA — Di tengah dinamika pembangunan desa yang terus berkembang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ritme kerja dan memastikan anggaran daerah terserap secara optimal. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat evaluasi kinerja dan realisasi anggaran Triwulan II tahun 2025, yang berlangsung pada Senin (07/07/2025) di ruang kerja perencana DPMD Kukar.

Dipimpin langsung oleh Perencana DPMD, Lilis Suriani, rapat ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari berbagai bidang. Suasana rapat berlangsung dinamis dan penuh semangat, mencerminkan keseriusan seluruh jajaran dalam mengevaluasi capaian dan menyusun strategi ke depan.

Rapat ini menjadi forum penting untuk meninjau kembali pelaksanaan program dan kegiatan selama periode April hingga Juni 2025. Masing-masing PPTK memaparkan Capaian realisasi anggaran dan output kegiatan, Kendala teknis, administratif, dan lapangan yang dihadapi, dan Strategi percepatan untuk kegiatan yang belum terealisasi.

Evaluasi ini tidak hanya berfokus pada angka serapan anggaran, tetapi juga pada efektivitas program dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa. Beberapa bidang melaporkan progres yang menggembirakan, seperti peningkatan partisipasi masyarakat dalam program pemberdayaan dan percepatan pembangunan infrastruktur desa. Namun, sejumlah tantangan juga diidentifikasi, mulai dari keterlambatan administrasi, koordinasi lintas sektor yang belum optimal, hingga faktor cuaca yang memengaruhi pelaksanaan fisik di lapangan.

Dalam arahannya, Lilis Suriani menekankan pentingnya menjaga ritme kerja agar tetap stabil dan produktif sepanjang tahun anggaran. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran bukan hanya soal memenuhi target serapan, tetapi juga soal memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

“Saya minta seluruh PPTK segera menginventarisir kegiatan yang belum terealisasi dan membuat langkah percepatan secara konkret. Kita harus jaga ritme kerja agar tetap stabil dari awal hingga akhir tahun anggaran,” tegas Lilis.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan program, serta mendorong kolaborasi lintas bidang untuk mengatasi hambatan yang bersifat struktural.

Memasuki Triwulan III, DPMD Kukar berkomitmen untuk memperkuat perencanaan berbasis evaluasi. Lilis mengingatkan agar setiap bidang menyusun rencana kerja dengan mempertimbangkan hasil evaluasi Triwulan II, termasuk memperbaiki mekanisme pelaporan dan memperkuat pengawasan internal.

Beberapa langkah strategis yang disepakati dalam rapat antara lain Menyesuaikan timeline agar lebih realistis dan terukur, Memastikan progres berjalan sesuai rencana, Meningkatkan sinergi antar bidang dan mitra kerja, dan Meningkatkan kompetensi PPTK dalam pengelolaan anggaran dan pelaporan

Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat sinergi dan komitmen dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat dan desa. Seluruh peserta menyatakan kesiapan untuk bekerja lebih cepat, cermat, dan adaptif dalam menghadapi tantangan di Triwulan III.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya DPMD Kukar untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat desa. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan perencanaan yang matang, diharapkan seluruh target program tahun 2025 dapat tercapai secara optimal.[]

Redaksi03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *