Guru Se-Muara Komam Dibekali Ilmu OSN

20150921kideco_osn

PT Kideco Jaya Agung (KJA) menggelar pelatihan Pembekalan Materi Olimpiade Sains Nasional Guru SD se-Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, yang berlangsung mulai 14-16 September 2015.  Pelatihan itu, sebagai salah satu bentuk implementasi program “Corporate Social Responsibility” PT Kideco.

Pada pelatihan tersebut, PT Kideco menggandeng PT Arjuna Cipta Kreatif (ACK) dan UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Muara Komam. Hadir pada acara pembukaan pelatihan, Kepala UPTD PSPD Dinas Pendidikan Kecamatan Muara Komam, Muhammad S.Pd, Sekcam Muara Komam, H. Rahadian S.Sos, Kapolsek Muara Komam, Iptu M Yasin dan Manajemen PT Kideco Jaya Agung, Suriyanto.

Dalam sambutannya, Muhammad, S.Pd menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya atas diselenggarakannya pembekalan materi OSN untuk guru-guru SD di wilayah binaannya.

Kepala UPTD PSPD Muara Komam ini menyarankan agar para guru dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Begitu pula dengan Kapolsek Muara Komam, M. Yasin menyampaikan hal senada yang positif tentang diselenggarakannya acara ini.

Di kesempatan yang sama sebelum membuka secara resmi acara tiga hari pelatihan tersebut, Suriyanto menyatakan bahwa perusahaan akan terus membantu percepatan peningkatan mutu pendidikan dan berharap bahwa peserta dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada yang lain dan dapat melatih siswa-siswinya untuk lebih berprestasi di ajang OSN.

Pelatihan Intensif Persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN)itu, diikuti 48 guru yang terdiri, sebanyak 44 guru SD dan empat guru MI ( Madrasah Ibtidaiyah) di Kecamatan Muara Komam. Para peserta yang berasal dari 18 SD dan satu Madrasah Ibtidaiyah tersebut, dipersiapkan agar dapat melatih mengikuti seleksi OSN tingkat kecamatan pada tahun ajaran 2015/2016 mendatang.

Pelatihan ini merupakan strategi yang tepat dalam memetakan kemampuan guru maupun siswa-siswi di Kecamatan Muara Komam dan menemukan siswa-siswi terbaik yang memiliki potensi untuk dilatih dan dikembangkan hingga dapat maju ke seleksi OSN tingkat nasional.

PT Arjuna Cipta Kreatif sendiri, mengirimkan trainer terbaiknya yaitu DR. Musfira Cahya, M.Si, Eko Burhanudin, M.Si dan Drs. Teguh Yuniarko, MM.Si serta Yasinta Dewi, S.Si sebagai Co Trainer.

Pelatihan intensif persiapan OSN itu tidak hanya berfokus pada latihan pengerjaan soal-soal olimpiade, namun peserta diperkenalkan terlebih dahulu dengan pengetahuan-pengetahuan dasar bidang studi masing-masing sebagai dasar yang lebih kokoh dalam memahami soal-soal olimpiade yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding soal-soal pada umumnya.

Dalam menyampaikan materi, para trainer yang merupakan para ahli di bidangnya masing-masing, menyampaikan materi dengan cara yang menyenangkan dan bersifat santai, sehingga pembelajaran berjalan lebih interaktif dan tidak ada jarak antara pemateri dengan peserta.

Maka tidak heran, jika pada kegiatan pelatihan ini terlihat lebih banyak diskusi terjadi, juga presentasi, eksperimen, dan studi lapangan. Peserta diarahkan untuk menemukan sendiri pemahaman materi yang sedang diajarkan, sehingga peserta lebih aktif dan kritis dalam melihat sebuah fenomena.

Rangkaian pelatihan yang padat tersebut juga diselingi berbagai permainan yang mencairkan suasana, membangun kebersamaan dan melatih konsentrasi peserta, sehingga suasana yang menyenangkan dan kondusif untuk belajar tetap terbangun.

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu ajang kompetisi bergengsi dalam bidang sains di tingkat SD, SMP, SMA, dan guru. Pelaksanaan OSN setiap tahunnya merupakan proses penemuan siswa-siswi terbaik yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi sains tingkat internasional.

Dengan diadakannya OSN, diharapkan bidang studi sains yang dianggap rumit dapat menjadi lebih membumi dan disenangi oleh para guru dan siswa. Namun, berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, pemenang OSN selalu didominasi oleh siswa-siswi dari Pulau Jawa.

Tentunya kemenangan ini merupakan hasil persiapan yang matang dan komitmen antara seluruh pihak terkait. Terbatasnya sumber informasi, persiapan, dan kualitas SDM guru pendamping menjadi beberapa faktor penyebab kegagalan tersebut.

Padahal banyak siswa di luar Pulau Jawa yang memiliki potensi yang sama. Jika diberikan kesempatan yang lebih baik, tentunya persaingan akan menjadi lebih adil dan seimbang, semangat para siswa dan guru pun akan bangkit.

Pada periode-periode sebelumnya, PT Kideco Jaya Agung juga telah melaksanakan pelatihan yang sama kepada Murid dan Guru di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Di Kecamatan Muara Komam pelatihan Pembekalan OSN baru dilaksanakan untuk pertama kalinya. [] Irwanto Sianturi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *