Jadwal Damri Tana Tidung 14 Juli 2026, Simak Rute dan Tarif Terbarunya
TANA TIDUNG – Layanan bus Perusahaan Umum (Perum) Damri kembali melayani masyarakat di Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara (Kaltara), pada Selasa (14/07/2026) dengan rute menuju Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau. Jadwal keberangkatan serta tarif yang telah ditetapkan diharapkan dapat mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian antardaerah.
Untuk rute KTT–Kabupaten Bulungan (Bulungan) dengan tujuan Tanjung Selor, bus dijadwalkan berangkat setiap hari pukul 09.30 WITA dari Terminal Tideng Pale. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar empat jam menggunakan armada berkapasitas 45 penumpang.
Tarif perjalanan menuju Tanjung Selor disesuaikan dengan titik keberangkatan dan tujuan. Rinciannya meliputi Tideng Pale–Tanjung Selor Rp100 ribu, Kecamatan Sesayap–Tanjung Selor Rp100 ribu, Tideng Pale–Panca Agung/Pimping Rp80 ribu, Sekatak Buji–Tanjung Selor Rp85 ribu, Panca Agung–Tanjung Selor Rp60 ribu, serta Tideng Pale–Sekatak Buji Rp50 ribu.
Sementara itu, untuk rute KTT–Kabupaten Malinau (Malinau), Damri menyediakan dua jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA. Tarif perjalanan menuju Malinau dipatok Rp40 ribu per penumpang menggunakan bus berkapasitas 19 kursi dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam.
Selain melayani tujuan utama Malinau, armada Damri juga melayani sejumlah desa yang berada di sepanjang lintasan. Tarif menuju Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak masing-masing sebesar Rp20 ribu, sedangkan tujuan Sesua dikenakan tarif Rp30 ribu.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung (Dishub KTT) Arief Prasetiawan mengatakan keberadaan layanan Damri memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam mendukung mobilitas, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi daerah. Pernyataan tersebut sebagaimana diberitakan Tribun Kaltara, Selasa (14/07/2026).
“Adanya Damri ini tentu sangat membantu. Roda perekonomian daerah juga pasti secara tidak langsung berputar,” ujar Arief Prasetiawan.
Dishub KTT mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan Damri agar datang lebih awal ke lokasi keberangkatan untuk memastikan ketersediaan tempat duduk serta menghindari keterlambatan perjalanan. Dengan layanan rutin tersebut, konektivitas antardaerah di Kaltara diharapkan semakin lancar dan mampu mendukung aktivitas masyarakat maupun distribusi ekonomi. []
Redaksi01
