Jadwal Ferry Sabang–Banda Aceh 20 Oktober 2026, Cek Jam Berangkat
SABANG – Penyeberangan laut yang menghubungkan Sabang dengan Banda Aceh pada Selasa, 20 Oktober 2026, dilayani dua kali dari masing-masing pelabuhan menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR. Kapal yang mengangkut penumpang sekaligus kendaraan itu beroperasi dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 dan 14.00 WIB dari Banda Aceh serta pukul 11.00 dan 17.00 WIB dari Sabang.
Layanan tersebut menjadi pilihan bagi masyarakat yang hendak menyeberang bersama kendaraan, berbeda dengan kapal cepat yang hanya melayani penumpang. Perjalanan menggunakan kapal roll-on/roll-off (RoRo) atau kapal feri itu memerlukan waktu sekitar dua jam.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Mochamad Haryanto, menjelaskan, untuk sementara rute penyeberangan Sabang–Banda Aceh pulang pergi dilayani KMP BRR. Kapal KMP Aceh Hebat 2 sedang menjalani perawatan rutin.
Berdasarkan jadwal yang diberitakan RRI, Senin, (19/10/2026), KMP BRR berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menuju Pelabuhan Balohan, Sabang, pada pukul 08.00 dan 14.00 WIB. Sementara itu, perjalanan dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulee Lheue dijadwalkan berangkat pukul 11.00 dan 17.00 WIB.
Jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi cuaca di perairan antara Sabang dan Banda Aceh. Jika terjadi lonjakan penumpang, penyeberangan juga dapat dibantu KMP Papuyu.
Dari sisi biaya, tiket penumpang kelas ekonomi dewasa dibanderol Rp35.000 per orang, sedangkan tiket bayi Rp4.200. Untuk kelas VIP, tarif anak-anak sebesar Rp46.000 dan dewasa Rp58.000.
Penumpang yang membawa kendaraan juga perlu memperhitungkan tarif penyeberangan. Tiket sepeda motor dipatok Rp68.000 per unit dan sudah termasuk tiket pengendaranya. Sementara itu, tarif mobil sebesar Rp457.000 per unit, termasuk lima penumpang, sedangkan bus dikenakan tarif Rp985.000 per unit dengan kuota 16 penumpang.
Ketersediaan jadwal dan informasi tarif menjadi hal penting bagi warga maupun wisatawan yang merencanakan perjalanan antarpulau. Calon penumpang perlu memastikan kembali informasi keberangkatan sebelum menuju pelabuhan, terutama ketika cuaca berpotensi memengaruhi operasional kapal. []
Redaksi01
