Jelang Expo Muktamar NU, Panitia Minta Pelaku UMKM Hindari Modus Penipuan
JOMBANG – Panitia Lokal Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mengingatkan masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar waspada terhadap maraknya akun media sosial palsu yang menawarkan penyewaan stan Expo dan Bazar UMKM Muktamar Ke-35 NU. Imbauan tersebut disampaikan menjelang dibukanya kawasan expo pada 20 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Peringatan tersebut muncul seiring tingginya minat masyarakat dan pelaku UMKM untuk mengikuti bazar yang akan berlangsung selama 11 hari. Kawasan expo dijadwalkan mulai beroperasi sepekan sebelum pembukaan resmi Muktamar Ke-35 NU dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan agenda organisasi tersebut.
Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU sekaligus Ketua Umum (Ketum) Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Abdurrozaq Sholeh menegaskan seluruh proses pendaftaran dan penyewaan stan hanya dilakukan melalui jalur resmi yang ditetapkan panitia. Pernyataan tersebut sebagaimana dilansir Nu Online Jateng, Senin (03/08/2026).
“Kami minta warga waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia. Mohon berhati-hati terhadap penipuan Bazar dan Expo Muktamar Ke-35 NU. Saat ini di media sosial banyak beredar akun palsu yang tidak bertanggung jawab. Semua informasi resmi hanya dari satu pintu,” ujarnya.
Abdurrozaq menjelaskan besaran biaya sewa stan beserta fasilitas yang akan diterima peserta baru diumumkan secara resmi setelah seluruh proses administrasi selesai. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan transaksi kepada pihak yang mengaku sebagai panitia sebelum ada pengumuman resmi.
Ia juga memastikan setiap pelaku UMKM yang mendaftar melalui mekanisme resmi akan memperoleh kuitansi pembayaran asli dari panitia sebagai bukti transaksi. Selain itu, informasi mengenai sekretariat pendaftaran dan penanggung jawab kegiatan akan diumumkan secara terbuka untuk mencegah praktik percaloan maupun penyalahgunaan identitas panitia.
Selain difungsikan sebagai lokasi bazar UMKM dan pasar malam, sebagian kawasan Muktamar Ke-35 NU juga disiapkan sebagai area parkir untuk mendukung kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Panitia menargetkan Expo dan Bazar UMKM menjadi penggerak ekonomi lokal dengan menghadirkan ribuan peserta, tamu, dan pengunjung dari berbagai daerah. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan transaksi usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Jombang (Jombang) dan sekitarnya.
“Tujuan kami, para muktamirin dan pelaku usaha cukup datang dengan nyaman tanpa perlu repot mengurus logistik tambahan. Kita ingin expo ini memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” ungkap Abdurrozaq.
Untuk menambah daya tarik kegiatan, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan bernuansa religi dan seni budaya, seperti penampilan grup shalawat dan pertunjukan seni Islami yang akan digelar selama expo berlangsung. Diharapkan rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya mendukung suksesnya Muktamar Ke-35 NU, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. []
Redaksi01
