KDKMP Babel Disiapkan Kelola Tambang Timah Secara Profesional

0
Screenshot 2026-10-07 230750

PANGKALPINANG – Pengelolaan pertambangan bijih timah oleh Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai diarahkan pada peningkatan kapasitas pengurus, termasuk pemahaman perizinan, keselamatan kerja, hingga penerapan praktik pertambangan yang baik.

Penguatan kemampuan tersebut dilakukan Kementerian Koperasi Republik Indonesia bersama PT Timah (Persero) Tbk melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Produksi melalui Penerapan Good Mining Practice bagi pengurus KDKMP di Babel. Kegiatan berlangsung di Pangkalpinang, Kamis (08/10/2026).

Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi Elviandi mengatakan penguatan kapasitas menjadi penting agar potensi bahan galian timah di wilayah desa dapat dikelola secara optimal oleh koperasi.

“Ini momentum penting agar KDKMP bisa menggali potensi-potensi bahan galian timah secara optimal di desanya,” kata Elviandi saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Produksi KDKMP di Pangkalpinang, sebagaimana dilansir Antara, Kamis, (08/10/2026).

Menurut Elviandi, Bimtek tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan melalui pengelolaan potensi sumber daya mineral. Materi yang diberikan mencakup aspek regulasi serta mekanisme verifikasi administrasi dan perizinan bagi KDKMP yang akan mengelola kegiatan pertambangan bijih timah.

Pengelolaan tersebut diarahkan pada wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah di Babel. Karena itu, pemahaman terhadap ketentuan perizinan menjadi salah satu aspek yang ditekankan kepada pengurus dan anggota koperasi.

“Kami sangat menyambut baik kemitraan PT Timah (Persero) Tbk dengan KDKMP dalam proses operasi pertambangan bijih timah, agar koperasi ini nantinya memiliki modal ataupun investasi yang baik dalam mengelola bahan galian timah yang ada di desanya,” ujarnya.

Selain aspek administrasi dan perizinan, KDKMP juga dibekali pemahaman mengenai keamanan dan keselamatan kerja (K3) dalam kegiatan penambangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan aktivitas pertambangan berlangsung sesuai ketentuan dan mengutamakan keselamatan pekerja.

Elviandi mengatakan kerja sama dengan PT Timah juga akan diarahkan pada penguatan tata kelola kegiatan pertambangan dari sisi hulu hingga hilir.

“Untuk kedepannya, kita akan menandatangani MoU dengan PT Timah (Persero) Tbk, agar bisa memberikan arah dan tujuan lebih jelas lagi bagi KDKMP dalam mengelola pertambangan bijih timah mulai dari hulu hingga hilir pertambangan ini,” katanya.

Dari sisi perusahaan, Kepala Divisi (Kadiv) Corporate Social Responsibility (CSR) PT Timah Rahmat Taufik mengapresiasi inisiatif Kementerian Koperasi yang memberikan pembekalan kepada KDKMP yang bergerak di sektor pertambangan.

“PT Timah (Persero) Tbk tidak henti-hentinya melakukan pembinaan, sosialisasi terkait kegiatan pertambangan bijih timah dan PT Timah berkomitmen memberdayakan koperasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan pertambangan melalui jasa penambangan yaitu menggunakan koperasi,” katanya.

Menurut Rahmat, peningkatan pemahaman pengurus dan anggota KDKMP diharapkan dapat mendorong pelaksanaan penambangan yang sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku. Pengetahuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus mendukung pencapaian produksi.

“Kita berharap koperasi menerapkan penambangan baik dan benar, agar bisa bekerja dengan selamat dan produksi bijih timah yang dihasilkan tercapai dengan baik,” katanya.

Kolaborasi antara Kementerian Koperasi, PT Timah, dan KDKMP diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis koperasi, tetapi juga memperkuat peran koperasi sebagai pelaku ekonomi di tingkat desa. Rencana kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) selanjutnya diharapkan memberikan kerangka yang lebih jelas bagi KDKMP dalam menjalankan kegiatan pertambangan secara aman, tertib, dan produktif. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *