Komisi IV DPRD Samarinda: Program Pelatihan Vokasi Tingkatkan SDM

SAMARINDA – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar rapat dengar pendapat (hearing) beberapa waktu lalu di ruang rapat gabungan Lantai 1 kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat. Rapat tersebut melibatkan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Tim Reaksi Cepat Pelindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Provinsi Kalimantan Timur, serta Dinas Pendidikan Samarinda.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti, bersama sejumlah anggota komisi lainnya, membahas program pelatihan vokasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Samarinda. Dalam kesempatan itu, Puji berharap program BPVP dapat berjalan maksimal mengingat peningkatan SDM merupakan langkah penting dalam mengatasi masalah kemiskinan di Samarinda.
“Kami berharap program BPVP dapat berjalan secara maksimal, karena peningkatan SDM merupakan kunci untuk mengatasi kemiskinan di Samarinda,” ujar Puji dalam wawancaranya dengan awak media.
Puji juga menekankan pentingnya pelatihan vokasi sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran yang tinggi di Samarinda. Menurutnya, pelatihan vokasi dapat menciptakan tenaga kerja lokal yang siap bersaing di dunia kerja. Ia mendorong kerjasama antara Pemerintah Kota Samarinda, BPVP, dan Dinas Pendidikan untuk memperluas akses pelatihan kepada masyarakat.
“Pengangguran yang masih tinggi dapat diatasi dengan memberikan pelatihan dan membentuk mentalitas anak muda agar siap menjadi tenaga kerja yang kompeten,” ujar Puji yang juga merupakan politisi dari Partai Demokrat.
Selain itu, Puji menjelaskan bahwa pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh BPVP terbuka untuk semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan mereka yang tidak memiliki ijazah. Namun, ia menegaskan bahwa kuota peserta pelatihan terbatas.
“Pelatihan ini tidak memerlukan syarat seperti ijazah atau batasan usia, asal peserta siap untuk dilatih. Namun, kuota pelatihan tetap terbatas,” jelasnya.
Puji berharap agar melalui sosialisasi yang lebih luas, semakin banyak warga Samarinda yang memanfaatkan kesempatan pelatihan ini. Ia meyakini bahwa peningkatan keterampilan akan menjadi modal penting bagi masyarakat untuk dapat bersaing di dunia kerja atau membuka usaha mandiri.
“Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jika SDM semakin baik, ekonomi Samarinda akan semakin berkembang,” tutup Puji. []
Penulis: Putri