Konsep City Branding, Program Unggulan Walikota Probolinggo Berdasarkan Data

Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, M.Kes saat dimintai keterangan pers usai Sidang Paripurna HUT Ke-667 Kota Probolinggo pada Senin (7/9/2026). (Foto : Rachmat Effendi)

PROBOLINGGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-667 Kota Probolinggo tahun 2026, Jumat (4/9/26) di ruang sidang utama.

Dalam pidato resminya, Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, M.Kes, menyampaikan laporan kinerja serta kemajuan signifikan dari Program City Branding “Bersolek” yang merupakan Prioritas Pembangunan Daerah.

Dalam penyampaiannya, Wali Kota menegaskan bahwa usia 667 tahun bagi Kota Probolinggo bukan sekadar angka seremonial, melainkan momentum refleksi atas ketangguhan masyarakat melewati berbagai tantangan dalam pembangunan.

“Dukungan masyarakat Kota Probolinggo dalam membersamai selama kepemimpinan kami hampir satu setengah tahun ini sangat luar biasa, tentu belum sempurna masih banyak sana-sini yang harus diperbaiki tapi paling tidak kita sudah ada pada jalur yang betul dalam peningkatan-peningkatan suatu proses pembangunan,” ujar dr. H. Aminuddin Senin (7/9/2026).

Karena kata Politikus Partai Gerindra ini, pada prinsipnya apa yang dilakukan Pemkot Probolinggo saat ini sudah dikonsep dalam suatu program yang disebut City Branding “Bersolek” yang merupakan suatu trasformasi sistem proses pembangunan yang berdasarkan data.

“Jadi data-data inilah yang dijadikan dasar sementara ini untuk kedepan dimana semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam bergerak harus sesuai berdasarkan data,” tegasnya.

Dirinya membeberkan, kinerja pembangunan Pemkot Probolinggo juga harus berdasarkan konsep pemecahan masalah, artinya setiap masalah-masalah yang muncul harus diselesaikan secara langkah demi langkah yang diharapkan terus ada peningkatan indikator-indikator kerja utama pemerintahan maupun-pencapaian di masyarakat.

Menurutnya, HUT ke-667 Kota Probolinggo yang berbeda tahun sebelumnya mencapai segi pencapaian tentu banyak kemajuan-kemajuan yang terus kita tingkatkan, dimana jika HUT ke 666 tahun 2025 yang lalu ada rasa was-was memimpin kota khawatir gagal, tidak hanya saya tapi semua OPD termasuk masyarakat terkait pembangunan di Kota Probolinggo.

“Tapi dengan tahapan-tahapan sudah kita letakkan ini mudah-mudahan apa yang ingin kita capai nanti tahun 2027, 2028 hingga 2030 sampai 2031 sudah tertata kita lakukan sehingga berharap di HUT ke 668 terus ada peningkatan-peningkatan proses pembangunan, ini bukan hanya isapan jempol, seperti Jalan Cokro kita perbaiki, termasuk penataan kota sebagai kota tua, kita ingin kota betul-betul mendukung program Pak Prabowo Subianto menjadi Indonesia Emas,” jelas pria yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo ini.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, SE mengapresiasi invasi-terobosan Walikota-Wakil Walikota Probolinggo dalam menjalankan program-program nyata yang berdampak pada masyarakat.

Kedepan menurut Politikus Partai Golkar ini, untuk selalu konsisten keberpihakan pada masyarakat akan menjadi nilai plus.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah Walikota Probolinggo selama ini yang secara terus-menerus melakukan proses pembangunan kota yang tentu manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” simpulnya. (rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *