KUR BRI Oktober 2026 hingga Rp100 Juta, Ini Simulasi Cicilannya

JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mempertimbangkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI) perlu memperhitungkan tenor dan riwayat pengambilan pinjaman sebelum menentukan plafon. Pasalnya, semakin panjang tenor, angsuran bulanan memang semakin ringan, tetapi total bunga yang dibayarkan selama masa pinjaman juga semakin besar.

KUR Mikro BRI menyediakan plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta per debitur. Skema ini memiliki suku bunga efektif mulai 6 persen hingga 9 persen per tahun, dengan besaran bunga yang meningkat sesuai urutan pengambilan KUR.

Pada pinjaman pertama, suku bunga yang berlaku sebesar 6 persen efektif per tahun. Pinjaman kedua dikenakan bunga 7 persen, pinjaman ketiga 8 persen, sedangkan pinjaman keempat 9 persen per tahun.

Sebagaimana diberitakan Bisnis, Jumat, (02/10/2026), KUR Mikro BRI terdiri atas Kredit Modal Kerja (KMK) dengan tenor maksimal tiga tahun dan Kredit Investasi (KI) dengan tenor maksimal lima tahun.

Untuk pinjaman pertama dengan bunga 6 persen efektif per tahun, berikut simulasi angsuran KUR Mikro BRI berdasarkan plafon dan tenor:

Plafon 12 bulan 18 bulan 24 bulan 36 bulan 48 bulan 60 bulan
Rp10 juta Rp865.267 Rp586.850 Rp447.726 Rp308.771 Rp239.462 Rp198.012
Rp20 juta Rp1.730.535 Rp1.173.700 Rp895.452 Rp617.542 Rp478.925 Rp396.024
Rp30 juta Rp2.595.802 Rp1.760.550 Rp1.343.177 Rp926.313 Rp718.387 Rp594.036
Rp40 juta Rp3.461.070 Rp2.347.399 Rp1.790.903 Rp1.235.084 Rp957.850 Rp792.048
Rp50 juta Rp4.326.337 Rp2.934.249 Rp2.238.629 Rp1.543.855 Rp1.197.312 Rp990.060
Rp60 juta Rp5.191.605 Rp3.521.099 Rp2.686.355 Rp1.852.626 Rp1.436.775 Rp1.188.072
Rp70 juta Rp6.056.872 Rp4.107.949 Rp3.134.081 Rp2.161.397 Rp1.676.237 Rp1.386.084
Rp80 juta Rp6.992.140 Rp4.694.799 Rp3.581.806 Rp2.470.168 Rp1.915.700 Rp1.584.096
Rp90 juta Rp7.787.407 Rp5.281.649 Rp4.029.532 Rp2.778.939 Rp2.155.162 Rp1.782.108
Rp100 juta Rp8.652.675 Rp5.868.499 Rp4.477.258 Rp3.087.710 Rp2.394.624 Rp1.980.120

Simulasi tersebut menggunakan bunga 6 persen yang berlaku untuk pengambilan KUR pertama. Apabila debitur telah memiliki riwayat pengambilan KUR, suku bunga dapat berada pada kisaran 7 persen hingga 9 persen sehingga nilai angsuran dapat lebih tinggi daripada simulasi tersebut.

Selain memperhatikan besaran cicilan, calon debitur perlu memastikan usaha yang dijalankan memenuhi ketentuan pengajuan. Salah satu syarat utama adalah memiliki usaha produktif yang telah berjalan sekurang-kurangnya enam bulan.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan dokumen perizinan usaha. Calon debitur juga harus memenuhi ketentuan estimasi omzet tahun berjalan maksimal Rp4,8 miliar per tahun atau menggunakan omzet tahun sebelumnya.

KUR Mikro BRI juga mensyaratkan calon debitur tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit.

Dalam ketentuan yang dicantumkan pada informasi tersebut, pengajuan KUR Mikro tidak memerlukan agunan tambahan berupa aset sebagai jaminan.

Dengan rentang plafon hingga Rp100 juta dan pilihan tenor sampai lima tahun untuk KI, calon debitur dapat menyesuaikan pembiayaan dengan kebutuhan serta kemampuan pembayaran usaha. Namun, pilihan tenor perlu diperhitungkan secara menyeluruh karena cicilan bulanan yang lebih rendah pada tenor panjang beriringan dengan masa pembayaran dan beban bunga yang lebih besar. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *