Mandiri Puncaki Asia-Pacific’s Best Companies 2026
The PT Bank Mandiri Persero headquarters in Jakarta, Indonesia, on Monday, Dec. 13, 2021. Indonesia’s finance chief further cut estimates for the budget deficit this year and next, as a fresh round of tax hikes is set to bolster the government’s earnings. Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg
JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pengakuan internasional dengan menempati posisi teratas perusahaan Indonesia dalam daftar Asia-Pacific’s Best Companies 2026, mencerminkan penguatan kinerja keuangan, transformasi digital, serta penerapan prinsip keberlanjutan yang konsisten.
Penghargaan yang dirilis oleh TIME bekerja sama dengan Statista tersebut menempatkan Bank Mandiri dengan skor 85,91, tertinggi di antara 19 perusahaan asal Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga indikator utama, yakni kepuasan karyawan, kinerja keuangan, dan transparansi keberlanjutan.
Direktur Keuangan dan Strategi (Dirkeu & Strategy) Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyatakan capaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi global.
“Pengakuan ini menjadi refleksi dari komitmen kami dalam menghadirkan kinerja yang solid dengan semangat melayani sepenuh hati. Kami terus memperkuat peran Bank Mandiri sebagai bagian dari ekosistem keuangan yang adaptif, resilien, dan berorientasi pada masa depan,” ujarnya sebagaimana dilansir Kabarbursa, Jumat (17/04/2026).
Dari sisi kinerja, perseroan mencatat pertumbuhan laba bersih dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 27,4 persen dalam lima tahun terakhir. Sepanjang 2025, laba bersih Bank Mandiri mencapai Rp56,3 triliun, didorong oleh peningkatan pendapatan non-bunga sebesar 14,5 persen secara tahunan.
Penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan sebesar 13,4 persen menjadi Rp1.895 triliun, sementara total aset meningkat 16,6 persen menjadi Rp2.829,9 triliun. Segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memberikan kontribusi dengan pertumbuhan kredit 4,88 persen secara tahunan, menjangkau sekitar 1,3 juta pelaku usaha.
Akselerasi bisnis juga diperkuat melalui pengembangan ekosistem digital, antara lain platform Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant. Transaksi pada platform tersebut masing-masing tumbuh 21,3 persen dan 14,5 persen secara tahunan.
Selain itu, Bank Mandiri menekankan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan employee engagement, serta memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG). Perseroan bahkan meraih peringkat ESG AA dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), tertinggi di Indonesia, dengan profil risiko ESG sebesar 9,5 atau kategori rendah.
Novita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang berkontribusi terhadap capaian perusahaan.
“Kami juga berterima kasih atas loyalitas seluruh nasabah yang telah memberikan kepercayaan penuh bagi Bank Mandiri untuk tumbuh bersama,” sebutnya.
Ke depan, Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital dan menghadirkan inovasi berkelanjutan guna menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. “Bank Mandiri akan terus menghadirkan inisiatif strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian dan masyarakat luas,” pungkas Novita. []
Penulis: Harun Rasyid | Penyunting: Redaksi01
