Maros Siapkan 48 Bendahara Koperasi Merah Putih Ikuti Sertifikasi

0
48 Bendahara Koperasi Merah Putih Maros Diprioritaskan Ikuti Pelatihan

MAROS – Sebanyak 48 bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Maros akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi tahap pertama guna memperkuat tata kelola keuangan koperasi. Program tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah untuk menyamakan pemahaman bendahara dalam menyusun laporan keuangan sebelum pembinaan diperluas kepada seluruh koperasi.

Persiapan kegiatan dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Maros melalui rapat di aula perpustakaan daerah atau ruang Creative Center, Senin (02/11/2026).

Kepala Diskopumdag Maros Andi Sam Sofyan mengatakan, dari total 103 bendahara KDKMP yang tercatat di wilayah tersebut, sebanyak 48 orang akan menjadi peserta pada tahap awal. Peserta diprioritaskan berasal dari koperasi yang gerainya telah selesai dibangun maupun koperasi yang sudah menjalankan kegiatan usaha meskipun fasilitas gerainya belum rampung.

“Targetnya paling tidak ada penyamaan persepsi terlebih dahulu terkait laporan keuangan para bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Andi Sam Sofyan, sebagaimana disampaikan Diskopumdag Maros, Senin (02/11/2026).

Penyeragaman pemahaman tersebut dinilai penting agar setiap koperasi memiliki pola pengelolaan dan pencatatan keuangan yang lebih tertib. Bendahara menjadi salah satu unsur penting karena bertanggung jawab terhadap administrasi serta pengelolaan keuangan yang mendukung kegiatan usaha koperasi.

Kebutuhan peningkatan kompetensi itu juga berkaitan dengan dorongan Kementerian Koperasi untuk mempercepat operasionalisasi KDKMP. Percepatan tersebut membutuhkan tenaga pengelola yang memiliki kemampuan memadai agar aktivitas koperasi dapat berjalan dengan dukungan administrasi dan keuangan yang profesional.

Setelah pelaksanaan tahap pertama, Diskopumdag Maros berencana melanjutkan pembinaan secara bertahap kepada bendahara koperasi lainnya. Dengan demikian, peningkatan kompetensi tidak hanya menyasar sebagian pengelola, tetapi diharapkan menjangkau seluruh KDKMP di Kabupaten Maros.

Melalui pelatihan dan sertifikasi tersebut, pemerintah daerah berharap pengelolaan keuangan koperasi semakin transparan, akuntabel, dan profesional sehingga dapat menopang keberlanjutan usaha serta memperkuat peran koperasi di tingkat desa dan kelurahan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *