Nidya Listiyono : Sopan Santun Unsur Penting dalam Kehidupan Bersosialisasi

PARLEMENTARIA KALTIM – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Nidya Listiyono kembali mengelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang).

Nidya, demikian dia akrab disapa, mengajak warga Rukun Tetangga (RT) 19, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, bertemu di Angkringan Punakawan, Jalan Wijaya Kusuma XII, Samarinda, Kamis (30/11/2023).

Dalam pertemuan itu, pria kelahiran Madiun, 29 September 1980 ini mengajak para orang tua dan generasi muda yang hadir di Angkringan Punawakan untuk lebih mengenal Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.

“Kita dan generasi milenial mengenal Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai empat pilar falsafah negara. Falsafah inilah yang mengatur, bagaimana hidup kita berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Agar hidup bermasyarakat terjaga lanjut Nidya, seseorang harus mengedepankan tata krama dan sopan santun yang merupakan unsur penting dalam kehidupan bersosialisasi sehari-hari. Karena katanya, dengan menunjukkan sikap santunlah, seseorang dapat dihargai dan disenangi dengan keberadaannya sebagai makhluk sosial dimanapun tempat ia berada.

“Dalam kehidupan bersosialisasi antar sesama manusia, sudah tentu kita memiliki norma atau etika dalam melakukan hubungan dengan orang lain. Dalam hal ini sopan santun dapat memberikan banyak manfaat atau pengaruh yang baik terhadap diri sendiri maupun orang lain,” paparnya.

 

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Samarinda ini juga menjelaskan, Sosbang mempunyai tujuan mengingatkan kembali agar masyarakat membentengi diri dari aliran radikal dan menjaga persatuan sesuai dengan yang diamanatkan oleh Pancasila pada sila ketiga.

“Bagaimana kita menjaga agar tidak dimasuki paham komunis. Makanya hari ini kita sosialisasikan itu untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Kita juga menghormati kebhinekaan terkait dengan sila ketiga Pancasila yakni Persatuan Indonesia, karena kita terdiri dari berbagai suku, bangsa, agama dan budaya kita saling menghormati,” kata Nidya.

Dalam kegiatan Susbang kali ini, Nidya didamping narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim Eko Susanto dan dihadiri puluhan warga dari Rukun Tetangga (RT) 19, serta tokoh masyarakat di lingkungan Kelurahan Air Hitam.

Penulis: Azis | Penyunting: Aji Utami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *