Pasar Murah Kubu Raya Diserbu Warga, 1.000 Paket Sembako Ludes dalam Sehari

KUBU RAYA – Tingginya minat masyarakat terhadap program subsidi pangan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menyiapkan langkah lanjutan setelah 1.000 paket bahan kebutuhan pokok dalam operasi pasar murah ludes terjual pada pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII di Taman Dirgantara Lanud Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (28/07/2026).

Membludaknya jumlah pengunjung membuat seluruh kupon yang telah disiapkan panitia habis dibagikan. Bahkan, puluhan warga masih berdatangan ke lokasi meski kuota paket sembako telah habis.

Operasi pasar murah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BBGRM XXIII yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar). Setiap paket sembako bersubsidi berisi beras 5 kilogram (kg), telur, gula pasir 1 kg, serta minyak goreng 1 liter yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan tingginya animo masyarakat terlihat dari cepat habisnya seluruh kupon yang disediakan panitia.

“Tetapi ternyata setelah 1.000 kupon habis, masyarakat masih datang ke sini,” ujar Sujiwo, sebagaimana dilansir InfoPublik, Selasa (28/07/2026).

Menurut Sujiwo, kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan masyarakat terhadap program pangan bersubsidi masih sangat tinggi. Di sisi lain, hal itu juga menunjukkan masih adanya tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian warga sehingga pasar murah menjadi alternatif untuk memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Ia mengungkapkan sedikitnya lebih dari 100 warga yang datang ke lokasi belum memperoleh kupon karena seluruh kuota telah habis.

“Mungkin sekitar 100 lebih orang yang tidak dapat kupon, dan kita akan coba akomodir,” terangnya.

Pemkab Kubu Raya, lanjut Sujiwo, akan mengupayakan solusi agar masyarakat yang belum mendapatkan paket sembako tetap dapat menerima bantuan melalui mekanisme yang akan disiapkan pemerintah daerah.

“Saya sebagai Bupati harus memberikan solusi. Bayangkan saja karena harga di diskon jauh-jauh tinggalnya datang ke sini,” pungkasnya.

Ke depan, tingginya antusiasme masyarakat diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara untuk menyesuaikan jumlah paket sembako pada kegiatan serupa sehingga lebih banyak warga dapat merasakan manfaat program stabilisasi harga pangan tersebut. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *