Pekan Raya Kutim Expo 2026 Buka Pasar Lebih Luas bagi UMKM

SANGATTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga desa di Kutai Timur (Kutim) mendapat ruang lebih luas untuk memasarkan produk mereka melalui Pekan Raya Kutim Expo 2026. Ajang yang digelar selama tujuh hari tersebut tidak hanya menampilkan pembangunan daerah, tetapi juga diarahkan membuka akses pasar, mempertemukan pelaku usaha dengan mitra, serta mendorong produk lokal lebih dikenal masyarakat.

Pekan Raya Kutim Expo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12-18 Oktober 2026 di Lapangan Helipad atau Alun-alun Bukit Pelangi, kawasan Pusat Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kutim dengan mengusung tema “Kutai Timur Berdaya Tumbuh Bersama”.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Surat Edaran Bupati Kutai Timur Nomor B-400.14.1.1/2060/Bup mengarahkan Expo sebagai wadah untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus memperluas kesempatan pelaku usaha lokal memperoleh pasar.

Ruang promosi tidak hanya diberikan kepada UMKM. Peserta dari kecamatan juga diarahkan menampilkan produk unggulan desa dan kelurahan, termasuk hasil Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Desa, UMKM, serta kelompok seni budaya di wilayah masing-masing.

Kehadiran pelaku usaha juga diperkuat dengan pasar rakyat yang menampilkan industri kreatif, produk UMKM, dan pedagang kaki lima. Sementara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perbankan, dan perusahaan akan menampilkan produk serta layanan mereka sekaligus membuka peluang kemitraan dengan UMKM lokal.

Konsep tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi tempat memperkenalkan produk, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dengan calon konsumen dan mitra bisnis. Pemerintah daerah juga menetapkan persyaratan bagi produk pangan olahan yang dipasarkan agar memenuhi ketentuan keamanan pangan dan perizinan sesuai aturan.

Selain agenda ekonomi, penyelenggara menyiapkan pameran pembangunan dan produk unggulan perangkat daerah, publikasi layanan instansi vertikal, pagelaran seni budaya daerah, serta penampilan band lokal.

Rangkaian kegiatan dimulai dari pendaftaran peserta pada 30 September hingga 2 Oktober 2026. Setelah itu, pemasangan dan penataan stan berlangsung pada 3-11 Oktober. Pembukaan Expo dijadwalkan pada 12 Oktober pukul 19.30 WITA, sedangkan operasional stan berlangsung setiap hari pukul 09.00-22.00 WITA hingga penutupan pada 18 Oktober 2026, sebagaimana diberitakan Warta Kutim, Jumat, (02/10/2026).

Pemerintah daerah juga menyiapkan mekanisme evaluasi setelah kegiatan berakhir. Evaluasi tersebut mencakup jumlah dan klasifikasi peserta, perkiraan jumlah pengunjung, nilai transaksi UMKM, kendala selama penyelenggaraan, serta rekomendasi untuk pelaksanaan Expo berikutnya.

Data tersebut dapat menjadi indikator untuk melihat sejauh mana kegiatan memberikan manfaat ekonomi bagi peserta. Dengan demikian, Pekan Raya Kutim Expo 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu memperluas pasar dan membangun kemitraan yang berkelanjutan bagi UMKM serta produk unggulan desa. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *