Pemkab Kukar Upayakan Beasiswa 2027 Dibuka Maret, Kuota Bakal Dipertahankan
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Fathul Alamin.
Pemkab Kukar mengupayakan pembukaan pendaftaran beasiswa 2027 pada Maret untuk menghindari jadwal yang beririsan dengan program Gratispol sekaligus meningkatkan penyerapan kuota bantuan pendidikan.
ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan pembukaan pendaftaran beasiswa tahun 2027 lebih awal, yakni sekitar Maret. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari jadwal pendaftaran yang beririsan dengan program bantuan pendidikan Gratispol milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim), sekaligus memperluas kesempatan pelajar dan mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan.
Rencana percepatan pendaftaran itu merupakan hasil evaluasi pelaksanaan program beasiswa 2026. Pemkab Kukar menilai penyesuaian jadwal diperlukan agar calon penerima memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan persyaratan administrasi dan mengikuti proses seleksi.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kukar, Fathul Alamin, menjelaskan bahwa pendaftaran beasiswa Pemkab Kukar pada 2026 berlangsung sekitar April hingga Juni, bersamaan dengan pelaksanaan program Gratispol dari Pemprov Kaltim.
Menurutnya, kesamaan periode pendaftaran tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyerapan kuota beasiswa daerah karena sebagian mahasiswa telah terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan tingkat provinsi.
“Untuk tahun 2027, kami akan mencoba membuka pendaftaran lebih awal, sebelum Gratispol dibuka. Dengan begitu, teman-teman mahasiswa memiliki kesempatan untuk mendaftar terlebih dahulu,” ucap Fathul kepada Prudensi.com di Tenggarong, Minggu (11/10/2026).
Melalui penyesuaian tersebut, Pemkab Kukar mengupayakan pendaftaran beasiswa 2027 dapat dimulai sekitar Maret. Namun, jadwal tersebut masih bersifat rencana dan akan ditetapkan melalui pengumuman resmi pemerintah daerah.
Selain mempercepat jadwal pendaftaran, Pemkab Kukar juga berencana mempertahankan kuota beasiswa pada 2027. Kebijakan itu didasarkan pada hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa jumlah penerima beasiswa 2026 belum mencapai seluruh kuota yang disediakan.
Fathul mengungkapkan, belum optimalnya penyerapan kuota dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk calon penerima yang telah terdaftar dalam program Gratispol serta peserta yang tidak memenuhi persyaratan administrasi.
Karena itu, evaluasi program beasiswa tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah penerima, tetapi juga pada perbaikan proses seleksi dan kesiapan administrasi calon pendaftar.
Berdasarkan catatan Bagian Kesra Setdakab Kukar, program beasiswa 2026 telah menjangkau sekitar 1.900 penerima kategori beasiswa stimulan. Sementara itu, penerima beasiswa tematik tercatat sebanyak 38 orang hingga pleno terakhir, sedangkan bantuan pendidikan bagi santri menjangkau sekitar 2.000 orang.
Data tersebut menjadi salah satu gambaran pelaksanaan bantuan pendidikan Pemkab Kukar yang menyasar sejumlah kelompok penerima melalui kategori program berbeda.
Untuk menghadapi pendaftaran 2027, Fathul mengimbau pelajar dan mahasiswa agar mulai mempelajari persyaratan beasiswa sejak dini. Calon pendaftar diminta memastikan kelengkapan dokumen dan kesesuaian persyaratan agar tidak terkendala pada tahap seleksi administrasi.
Ia juga menyarankan mahasiswa yang belum memperoleh beasiswa Pemkab Kukar untuk mempertimbangkan program bantuan pendidikan lain, termasuk Gratispol dari Pemprov Kaltim, dengan tetap memperhatikan ketentuan masing-masing program.
Fathul menegaskan bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, terutama untuk membantu meringankan beban biaya studi.
“Kami menyampaikan kepada seluruh penerima beasiswa untuk terus mempertahankan prestasi dan memanfaatkan bantuan yang diperoleh secara bertanggung jawab,” pungkasnya.
Melalui percepatan jadwal pendaftaran dan evaluasi mekanisme seleksi, Pemkab Kukar berharap pelaksanaan beasiswa 2027 semakin efektif, kuota bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal, serta lebih banyak pelajar dan mahasiswa memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan. Program tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kukar. []
Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum
