Pemkot Ternate Salurkan 40 Tenda untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif
TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mendorong penataan kawasan ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kenyamanan pelaku usaha dan pengunjung dengan menyalurkan 40 unit tenda di dua lokasi kegiatan ekonomi masyarakat. Sebanyak 20 tenda ditempatkan untuk pelaku usaha coffee street di kawasan Ngaralamo, sedangkan 20 unit lainnya disiapkan bagi kegiatan Car Free Day (CFD) di areal Taman Nukila.
Penyerahan fasilitas tersebut dipimpin Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly serta sejumlah pejabat Pemkot Ternate, termasuk Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Jumat (11/09/2026).
Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan bantuan tenda menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menata aktivitas ekonomi kreatif yang berkembang di kawasan Ngaralamo, terutama usaha kopi yang banyak digerakkan generasi muda.
“Penyerahan tenda ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menata kawasan Ngaralamo yang kini menjadi zona populer gathering pelaku ekonomi kreatif generasi muda, khususnya usaha kopi,” katanya.
Menurut Rizal, penyediaan sarana tersebut diharapkan menciptakan keseragaman tampilan sekaligus memperkuat branding kawasan. Penataan itu ditujukan agar Ngaralamo menjadi ruang usaha yang lebih tertib dan nyaman, baik bagi masyarakat setempat maupun wisatawan dari luar daerah.
Selain fasilitas usaha, Pemkot Ternate melakukan penataan terhadap sejumlah aspek pendukung di kawasan tersebut. Langkah itu mencakup pemanfaatan ruang, pengaturan parkir, pengelolaan sampah, serta pemenuhan kewajiban retribusi dan pajak.
Untuk pengelolaan parkir, Pemkot turut melibatkan pemuda setempat melalui pembinaan dan pendataan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate.
“Bantuan 40 tenda ini disalurkan secara teknis melalui pihak pengelola kawasan untuk didistribusikan kepada sekitar 70-an pelaku UMKM yang terdata,” ungkapnya.
Ke depan, BP2RD juga membuka peluang penambahan fasilitas sebagai bentuk stimulus bagi pelaku usaha sekaligus dukungan timbal balik terhadap kepatuhan dalam membayar retribusi.
Selain memperkuat sarana usaha, Pemkot Ternate berencana menghadirkan pertunjukan musik akustik secara berkala pada akhir pekan untuk menambah daya tarik kawasan dan mendorong aktivitas ekonomi kreatif.
Langkah tersebut diharapkan membuat kawasan Ngaralamo tidak hanya menjadi lokasi berkumpul masyarakat, tetapi juga berkembang sebagai ruang ekonomi kreatif yang tertata serta mampu mendukung aktivitas pelaku usaha lokal. Demikian sebagaimana diberitakan Fajar Malut, Jumat, (11/09/2026). []
Redaksi01
