Penjualan Apartemen Melejit, Ekonomi Medan Ikut Terdongkrak

JAKARTA – Lonjakan penjualan apartemen di kawasan Podomoro City Deli Medan dinilai menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi perkotaan, seiring tingginya minat masyarakat terhadap hunian terintegrasi di pusat Kota Medan.

Direktur Marketing Agung Podomoro, Yenti Lokat, menyampaikan bahwa tren positif tersebut mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap prospek ekonomi kawasan Sumatra bagian utara. “Kami berterima kasih atas kepercayaan konsumen di Medan dan Sumatra bagian utara yang telah membeli unit apartemen Podomoro City Deli Medan. Penjualan apartemen merupakan yang terbesar di wilayah ini, dan menggambarkan ekonomi masyarakat yang terus bertumbuh,” ujarnya dalam keterangan tertulis, sebagaimana dilansir Medcom, Rabu, (15/04/2026).

Pertumbuhan penjualan ini juga beriringan dengan pengembangan kawasan terpadu yang menggabungkan fungsi hunian dan komersial dalam satu area. Aktivitas tersebut mendorong perputaran ekonomi lokal melalui peningkatan sektor ritel, jasa, serta pembukaan lapangan kerja baru di kawasan tersebut.

Menurut Yenti, keberadaan kawasan hunian terintegrasi memberikan efek berantai terhadap peningkatan daya tarik investasi di Kota Medan. “Aktivitas hunian dan komersial yang terus berkembang juga mendorong perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik investasi di wilayah sekitarnya,” jelasnya.

Selain mencatatkan pertumbuhan penjualan, pengembang juga melanjutkan proses serah terima Akta Jual Beli (AJB) kepada konsumen secara bertahap. Proses ini dilakukan sesuai tahapan administratif yang berlaku guna memberikan kepastian hukum bagi pemilik unit.

Perusahaan mencatat ratusan unit telah menyelesaikan proses AJB dan jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah. “Podomoro City Deli Medan berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman hunian yang tidak hanya berkualitas dari sisi produk, tetapi juga didukung oleh pengelolaan kawasan yang baik. Kami memastikan setiap proses, termasuk serah terima AJB, dapat berjalan dengan lancar sehingga memberikan kepastian hak bagi para pemilik unit,” tegasnya.

Pengembangan kawasan ini mengusung konsep terpadu yang mengintegrasikan hunian modern dengan pusat perbelanjaan serta area komersial dalam satu lokasi. Model ini dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban terhadap hunian yang efisien dan mendukung gaya hidup produktif.

Ke depan, tren permintaan hunian terintegrasi diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi daerah dan perubahan preferensi masyarakat terhadap konsep tempat tinggal yang praktis dan terhubung dengan pusat aktivitas ekonomi. []

Penulis: Husen Miftahudin | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *