PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp100.700, Telur Rp29.900 per Kg
JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional berada pada kisaran yang beragam, dengan cabai rawit merah tercatat sebagai salah satu komoditas yang memiliki harga relatif tinggi, yakni Rp100.700 per kilogram (kg). Data tersebut tercatat dalam Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Selain cabai rawit merah, telur ayam ras tercatat Rp29.900 per kg. Data PIHPS juga menunjukkan harga bawang merah berada di level Rp37.400 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp39.050 per kg, sebagaimana diberitakan Antara, Sabtu, (03/10/2026).
Kelompok beras menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kg dan kualitas bawah II Rp14.700 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I mencapai Rp16.650 per kg dan medium II Rp16.400 per kg.
Untuk beras kualitas super, PIHPS mencatat harga super I sebesar Rp17.950 per kg dan super II Rp17.350 per kg. Perbedaan harga tersebut menunjukkan variasi nilai jual berdasarkan klasifikasi kualitas komoditas di tingkat eceran nasional.
Pada kelompok cabai, selain cabai rawit merah yang mencapai Rp100.700 per kg, cabai merah besar tercatat Rp63.150 per kg. Harga cabai merah keriting berada di angka Rp74.700 per kg, sedangkan cabai rawit hijau Rp61.460 per kg.
Komoditas protein hewani juga masuk dalam pemantauan PIHPS. Harga daging ayam ras segar tercatat Rp41.950 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I berada di level Rp152.700 per kg dan kualitas II Rp144.000 per kg.
Pada kelompok bahan pemanis, gula pasir kualitas premium tercatat Rp24.400 per kg. Adapun gula pasir lokal berada di harga Rp19.160 per kg.
Sementara itu, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.300 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I berada di level Rp24.350 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.550 per liter.
Data PIHPS tersebut memberikan gambaran mengenai harga sejumlah kebutuhan pangan yang dipantau secara nasional pada waktu pencatatan. Pergerakan harga komoditas tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat kondisi harga pangan di tingkat pedagang eceran. []
Redaksi01
