PLN Padamkan Listrik Bergilir di Sulteng Hari Ini, Cek Jadwalnya
PALU – Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa, 29 September 2026, berlangsung dalam tiga sesi dengan rentang waktu hingga malam hari. Kebijakan tersebut mencakup wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, hingga Kabupaten Morowali sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 Wita hingga 22.30 Wita dengan wilayah terdampak berbeda pada setiap sesi. Pelanggan PLN di sejumlah kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, fasilitas pendidikan, hingga wilayah industri diminta menyesuaikan aktivitas dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Asisten Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu Bidang Perencanaan, I Made Agus Adimertha, mengatakan pemadaman bergilir dilakukan untuk mencegah gangguan yang lebih luas berupa blackout atau pemadaman total.
“Kita berdoa sama-sama agar kondisi cuaca semakin baik ya sehingga El Nino bisa berlalu sehingga pembangkit-pembangkit khususnya PLTA ini bisa kembali beroperasi dengan normal dan pemadaman juga bisa kita jalani,” kata Agus di Kantor PLN UP3 Palu, Senin (28/09/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa (29/09/2026).
Menurut Agus, kondisi tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan menopang sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi bagian selatan. Jika sistem mengalami blackout, cakupan dampaknya dinilai dapat lebih luas dibandingkan pemadaman bergilir yang diterapkan saat ini.
Pada sesi pertama, pemadaman berlangsung pukul 13.00-16.30 Wita. Wilayah terdampak antara lain sejumlah kawasan yang masuk Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palu Kota, ULP Donggala, ULP Tambu, ULP Poso, dan ULP Tentena.
Di wilayah ULP Palu Kota, lokasi yang terdampak mencakup Jalan Ki Maja, Jalan Rajamoili, Jalan Cut Mutia, Jalan Samratulangi, Jalan Yos Sudarso, Kampung Nelayan, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Soekarno Hatta, hingga kawasan Kampus Universitas Tadulako (UNTAD) 1 dan sekitarnya.
Sementara itu, pemadaman di wilayah ULP Donggala mencakup sejumlah desa dan kelurahan, antara lain Bambarimi, Lalombi, Lembasada, Malino, Tosale, Watatu, Ganti, Lapaloang, Powelua, Towale, dan Salubomba. Adapun wilayah ULP Tambu meliputi Lende, Labean, Meli, Tambu, Mapane Tambu, Tovia, Siweli, Sibualong, Simagaya, Roras, Sipure, Sibayu, Sabang, Lombonga, Rano, dan Kamonji.
Untuk ULP Poso dan ULP Tentena, pemadaman mencakup Lantojaya, Jalan P. Batam, Kelurahan Moengko, Kayamaya, sejumlah ruas jalan dengan nama pulau, serta kawasan Kecamatan Pamona Utara, Pamona Puselemba, Pamona Barat, Lore Barat, dan Lore Selatan.
Sesi kedua berlangsung pukul 16.00-19.30 Wita. Wilayah ULP Palu Kota dan Kamonji yang terdampak antara lain Kebun Sari, Mamara, Mutiara, Tondo, Lasoani, Petobo, Biromaru, BTN Lasoani, Perum Graha Khayangan, serta kompleks pergudangan di Jalan Soekarno-Hatta.
Wilayah Kamonji mencakup Lekatu, Salena, Kalora, Perum Taman Ria Estate, Balaroa, Huntap Duyu, Perum Silae Hills, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Lere, hingga Malonda.
Pada periode yang sama, pemadaman juga menyasar sejumlah wilayah ULP Donggala, ULP Parigi, dan ULP Poso. Di antaranya Boya, Tanjung Batu, Boneoge, Lolisaluran, Kabonga Besar dan Kabonga Kecil, Maleni, Ganti, Ampera, Bakubakulu, Bobo, Bunga, Kapiroe, Wuasa, Napu, Bariri, Suli Indah, Gandasari, Balinggi, Sausu, Torono, Auma, Ampibabo, Lemo, Tomoli, Toribulu, Sibalago, Labuan Donggulu, Toini, Mapane, Betania, Malitu, Petiro Bajo, Bega, Kasiguncu, Ratolene, Tabalu, Betalemba, dan Patiwunga.
Pemadaman berlanjut pada sesi ketiga mulai pukul 19.00 hingga 22.30 Wita. ULP Palu Kota mencakup sejumlah ruas jalan seperti Jalan Monginsidi, Jalan Emy Saelan, Jalan Anoa, Jalan Kancil, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Darusalam, Jalan Purnawirawan, Jalan Mesjid Raya, Jalan AR Saleh, Jalan Garuda, Jalan Mataram, Jalan Tanggul Selatan, hingga Jalan Mutiara.
Di wilayah ULP Taweli dan ULP Tambu, pemadaman mencakup Dalaka, Lero Tatari, Toaya, Sindue, Masaingi, Marana, Enu, Tibo, Kaliburu, Tompe, Lende, Pantoloan, Labuan, Mamboro, Taipa, kawasan PT CONCH, PT Samator Indo, dan PT Shuang Ying.
Adapun wilayah ULP Donggala yang terdampak meliputi Solowe, Maranatha, Sidondo, Sibowi, Sibalaya, Kalawara, Pandere, Pakuli, Simoro, Saluki, Tuwa, Salua, Boya, Pangan, Gimpu, dan sekitarnya.
Sementara itu, pemadaman malam pada wilayah ULP Parigi, ULP Tentena, ULP Poso, dan ULP Bungku mencakup sejumlah desa. Di Parigi antara lain Binangga, Pelawa, Toboli, Sausu, Siniu, Toga, dan kawasan Polres Parigi. Di Tentena mencakup Londi, Taende, dan Ensa. Wilayah Poso meliputi Uekuli, Betaua, Tojo, Pacuma, Podi, dan Masamba.
Adapun di ULP Bungku, wilayah terdampak mencakup Tofuti, Bahontobungku, Puungkoilu, Lahuafu, Unsongi, Nambo, Bahomotefe, Lalampu, serta sebagian Bahodopi.
PLN menerapkan pola pemadaman bergilir tersebut untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di tengah kondisi pembangkit yang terdampak situasi cuaca dan ketersediaan pasokan. Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan menyesuaikan kegiatan dan mempersiapkan kebutuhan selama periode pemadaman berlangsung. []
Redaksi01
