PLN Terapkan Jumat Tanpa Kendaraan Fosil, Emisi Turun Drastis
JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) mulai menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil setiap Jumat melalui program Clean Energy Day, sebagai langkah konkret menekan emisi karbon dan konsumsi energi fosil di lingkungan kerja perusahaan.
Kebijakan ini mendorong lebih dari 37.158 pegawai PLN di seluruh Indonesia untuk beralih ke moda transportasi ramah lingkungan, seperti kereta rel listrik (KRL), mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT), bus rapid transit (BRT), kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sepeda, hingga berjalan kaki.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto menyatakan program tersebut merupakan bagian dari transformasi budaya kerja perusahaan menuju sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan. “Sebagai komitmen menjalankan arahan pemerintah, kami menghadirkan Clean Energy Day sebagai langkah transformasi budaya kerja yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan,” ujarnya sebagaimana dilansir Kompas, Rabu, (15/04/2026).
Selain perubahan pola transportasi, PLN juga melakukan efisiensi operasional dengan mengurangi perjalanan dinas hingga 50–70 persen serta memaksimalkan rapat secara daring. Upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan penggunaan energi sekaligus menjaga produktivitas kerja.
Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, PLN memanfaatkan sistem digital internal yang memungkinkan pemantauan aktivitas pegawai secara real-time. Data tersebut digunakan sebagai dasar evaluasi sekaligus pemberian apresiasi kepada pegawai dan unit kerja yang aktif berpartisipasi dalam program ini.
Pada pelaksanaan perdana Jumat (10/04/2026), program ini berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 28.600 kilogram (kg) karbondioksida (CO2) atau rata-rata 2,9 kg CO2 per pegawai. Selain itu, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berkurang sekitar 12.400 liter dengan efisiensi biaya energi mencapai sekitar Rp153 juta dalam satu hari.
Menurut Didi, langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penghematan energi fosil di tengah dinamika global, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam transisi energi nasional. “Kami ingin membuktikan bahwa bekerja dengan cara yang lebih hijau adalah sebuah kebanggaan dan menjadi standar baru di PLN,” jelasnya.
Program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru di lingkungan kerja sekaligus memberikan dampak jangka panjang terhadap pengurangan emisi dan efisiensi energi di sektor korporasi. []
Penulis: I Jalaludin S | Penyunting: Redaksi01
