PLN ULP Pangsid Rilis Jadwal Pemadaman Listrik Sidrap 26 September 2026
SIDRAP – Sejumlah wilayah di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), dijadwalkan mengalami penghentian sementara pasokan listrik pada Sabtu (26/09/2026). Pengaturan beban oleh PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangsid berlangsung secara bertahap mulai pukul 11.30 hingga 23.00 WITA akibat pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan.
Pemadaman tidak dilakukan secara serentak. Tahap pertama dijadwalkan berlangsung pukul 11.30-14.30 WITA dan mencakup Buae, Takkalasi, Bululowa, Amparita, Arateng, Baula, Pajalele, Toddangpulu, Massepe, Larua, Teteaji, Perinyameng, dan Polewali.
Selanjutnya, pada pukul 14.00-17.00 WITA, pengaturan beban dilakukan di dua kelompok wilayah. Kelompok pertama meliputi Wala, Kanyuara, Wattang Sidenreng, Empagae, Aka-akae, dan Damai. Kelompok kedua mencakup Lamenge, Lise, Bilokka, Lajonga, Cenrana, Corawali, Bapangi, Wanio, Wanio Timoreng, Wete’e, dan Laringgi.
Pemadaman berlanjut pukul 15.00-18.00 WITA di Bojoe, Arawa, dan Batu Lappa. Kemudian pada pukul 16.30-19.00 WITA, wilayah yang masuk jadwal meliputi Jalan Poros Pare-Sidrap, Lawawoi, Lompoe, Datae, Lainungan, Mattirotasi, hingga Pabrik Batu Alitta.
Pada malam hari, pengaturan beban dijadwalkan berlangsung di Kanie dan sekitarnya mulai pukul 20.30 hingga 23.00 WITA. Dengan demikian, sebagian pelanggan harus mengantisipasi penghentian pasokan listrik hingga larut malam.
PLN ULP Pangsid melakukan pengaturan beban tersebut sebagai bagian dari pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan untuk menjaga keandalan sistem dan layanan. Kondisi tersebut membuat pelanggan di wilayah yang masuk daftar perlu menyesuaikan kegiatan dengan waktu pemadaman.
Masyarakat disarankan mengisi daya telepon seluler, laptop, dan power bank sebelum jadwal pemadaman berlangsung. Lampu darurat atau senter juga dapat disiapkan, khususnya bagi warga yang masih beraktivitas pada sore hingga malam hari.
Pelaku usaha yang berada di wilayah terdampak juga dapat menyesuaikan kegiatan operasional dengan waktu penghentian pasokan. Peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan sebelum listrik padam untuk mengantisipasi perubahan kondisi saat pasokan kembali.
PLN mengingatkan jadwal tersebut masih berupa estimasi dan dapat mengalami penyesuaian berdasarkan kondisi sistem kelistrikan di lapangan. Sistem kelistrikan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulbagsel) juga disebut masih berada dalam tahap transisi pemulihan.
Karena itu, pelanggan perlu mengantisipasi kemungkinan listrik padam atau kembali menyala di luar waktu yang tercantum. Informasi dan pengaduan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123, sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Sabtu (26/09/2026).
Dengan jadwal yang tersebar hingga malam, pelanggan di Sidrap dapat menyesuaikan aktivitas, menyiapkan sumber listrik cadangan, serta memantau informasi operasional terbaru untuk mengurangi dampak penghentian sementara pasokan listrik. []
Redaksi01
