PNM Bekali 250 Pelaku Usaha di Bengkulu agar UMKM Naik Kelas
BENGKULU – Sebanyak 250 pelaku usaha mendapatkan pembekalan untuk memperkuat pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi digital, dan pengembangan usaha dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kota Bengkulu, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini diharapkan membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang dikelola perempuan prasejahtera, berkembang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Peserta kegiatan tersebut terdiri atas 240 nasabah binaan PNM dan 10 nasabah binaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Bengkulu. Mereka memperoleh materi melalui diskusi, seminar inspiratif, serta pameran produk yang berfokus pada literasi keuangan, digital, dan usaha.
Wali Kota Bengkulu, melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Dewi Dharma, mengapresiasi upaya PNM yang menggabungkan dukungan pembiayaan dengan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Dewi menegaskan pentingnya pemahaman keuangan bagi nasabah agar mampu mengelola modal secara terencana dan bertanggung jawab.
“Tema ‘Cerdas Finansial, UMKM Naik Kelas’ yang diangkat hari ini merupakan upaya penting untuk meningkatkan pemahaman nasabah PNM dalam mengelola keuangan usaha secara bijak, terencana, dan bertanggung jawab,” ucapnya.
Ia mengatakan, pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penentu keberlangsungan usaha. Pelaku UMKM perlu mampu membedakan keuangan pribadi dan usaha serta mempertimbangkan keputusan finansial secara cermat.
“Maka dari itu, melalui penguatan literasi keuangan ini, kita berharap para pelaku usaha dapat mengambil keputusan finansial yang tepat, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta memanfaatkan peluang pengembangan usaha secara optimal,” imbuh Dewi.
Menurut Dewi, pendampingan diperlukan agar pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas bisnis secara bertahap. Pendekatan tersebut dinilai penting bagi nasabah yang didominasi kaum ibu agar dapat mengembangkan usaha sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.
Berdasarkan data hingga September 2026, PT PNM (Persero) Cabang Lampung Regional Bengkulu telah menyalurkan pembiayaan kepada 125.672 nasabah yang tergabung dalam 7.417 kelompok. Layanan tersebut didukung 31 unit program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan 123 karyawan pendamping lapangan.
Total penyaluran pembiayaan PNM di wilayah tersebut mencapai Rp739,125 miliar, sedangkan pembiayaan aktif tercatat sebesar Rp489,085 miliar. Angka ini menggambarkan jangkauan pembiayaan PNM dalam mendukung usaha masyarakat di wilayah Bengkulu.
Melalui kegiatan PKU Akbar dan pendampingan berkelanjutan, PNM diharapkan dapat membantu nasabah meningkatkan keterampilan usaha, memperluas pemasaran, serta menjaga kesehatan keuangan bisnis. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan turut mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan memperluas kontribusi UMKM terhadap perekonomian Kota Bengkulu. []
Redaksi01
