RS Graha Sehat Jalin Kerjasama Pelayanan POKAK Bersama Disdukcapil Kabupaten Probolinggo

0
Foto Graha SehatOK

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Probolinggo Sanwar dan Kepala Bagian Umum dan Keuangan RS Graha Sehat Andreas dalam penandatanganan perpanjangan PKS POKAK

PROBOLINGGO – Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan, Kabupaten Probolinggo terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik khususnya bagi pasien yang akan mengurus administrasi kependudukan melalui inovasi Pelayanan Online Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (POKAK) bersama Disdukcapil Kabupaten Probolinggo.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini ditandai dengan penandatanganan oleh Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Probolinggo Saniwar dan Kepala Bagian Umum dan Keuangan RS Graha Sehat Andreas yang mewakili Direktur RS Graha Sehat dr. Susanti Sugianto, Senin (19/10/2026).

Kerja sama tersebut mencakup pelayanan pengurusan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kematian serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Keuangan RS Graha Sehat Andreas menyampaikan kerja sama pelayanan administrasi kependudukan dengan Disdukcapil telah berjalan selama lima tahun dan memberikan manfaat bagi pasien maupun keluarga.

“Kerja sama ini sudah berjalan selama lima tahun dan sangat membantu pelayanan kami. Pasien yang melahirkan di RS Graha Sehat tidak perlu mengurus sendiri dokumen ke Dispendukcapil karena proses administrasinya dapat dibantu oleh petugas rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Andreas, melalui layanan POKAK, keluarga pasien dapat memperoleh bantuan pengurusan akta kelahiran dan KIA, sekaligus pembaruan KK setelah kelahiran bayi. Rumah sakit juga memfasilitasi pengurusan akta kematian bagi pasien yang meninggal di rumah sakit.

“Kemudahan ini diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga masyarakat. Keluarga yang baru menjalani persalinan dapat lebih fokus pada pemulihan ibu dan perawatan bayi tanpa harus segera mendatangi kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen,” jelasnya.

“Memang masih ada tantangan, terutama terkait kelengkapan berkas. Terkadang pasien datang ke rumah sakit tanpa membawa dokumen yang dibutuhkan. Karena itu, kami akan meningkatkan pelayanan dengan pendekatan jemput bola, termasuk meminta kelengkapan berkas langsung kepada pasien atau keluarga,” lanjutnya.

Ia menambahkan, apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, pengurusan dokumen ditargetkan dapat diselesaikan dalam satu hari. “Koordinasi antara petugas rumah sakit dengan keluarga pasien akan terus ditingkatkan agar berkas yang dibutuhkan dapat segera dilengkapi,” pungkasnya. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *