Rupiah Dibuka Merah, Mata Uang Asia Kompak Melemah

JAKARTA – Rupiah kembali berada di bawah tekanan pada awal perdagangan Oktober 2026. Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka pada level Rp17.908 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (01/10/2026), melemah 0,08 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp17.894 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah terjadi bersamaan dengan pelemahan hampir seluruh mata uang Asia pada awal perdagangan. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan terhadap mata uang kawasan masih berlangsung di tengah penguatan dolar AS.

Hingga pukul 09.00 WIB, yen Jepang mencatat pelemahan terdalam di kawasan Asia dengan turun 0,47 persen terhadap dolar AS atau the greenback.

Tekanan berikutnya terjadi pada won Korea Selatan dan baht Thailand yang masing-masing melemah 0,26 persen. Dolar Singapura juga terkoreksi 0,16 persen.

Sementara itu, peso Filipina terdepresiasi 0,13 persen, sedangkan ringgit Malaysia turun 0,10 persen. Dolar Hong Kong menjadi mata uang dengan pelemahan paling tipis, yakni 0,001 persen.

Pergerakan serentak sejumlah mata uang Asia tersebut turut menjadi latar pergerakan rupiah pada awal perdagangan Kamis. Rupiah yang dibuka melemah Rp14 dibandingkan posisi penutupan sebelumnya mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar valuta asing domestik.

Pergerakan tersebut sebagaimana diberitakan Kontan, Kamis, (01/10/2026), dengan data pasar hingga pukul 09.00 WIB menunjukkan pelemahan terjadi di sejumlah mata uang utama Asia. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *