Rusun ASN Papua Tengah Segera Beroperasi, Pemprov Matangkan Persiapan
NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mulai mempersiapkan pengoperasian Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah melalui kegiatan sosialisasi yang digelar pada Senin (06/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal sebelum hunian berkapasitas 88 unit itu ditempati ASN guna mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Sosialisasi pengoperasian Rusun ASN bertujuan memberikan pemahaman kepada calon penghuni melalui pengelola mengenai hak dan kewajiban selama menempati hunian. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan akhir untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Papua I, P. M. Desyarmeda, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap sejumlah kebutuhan yang perlu disempurnakan sebelum rusun difungsikan.
“Kami hadir disini untuk melihat apa saja yang masih kurang dan kami akan benahi bersama,” kata Desyarmeda, sebagaimana dilansir Kabarpapua, Senin (06/07/2026).
Sementara itu, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Papua Tengah, Victor Fun, mengatakan pembangunan Rusun ASN DOB Papua Tengah merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terhadap percepatan pembangunan di provinsi tersebut.
“Ini hunian bagi ASN, sekaligus penunjang kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Saya harap perangkat daerah dan pengelola yang telah diberi tanggung jawab, agar pengelolaan rusun ini dilakukan dengan disiplin dan transparan. Rusun ini adalah aset pemerintah yang harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” jelas Victor.
Sebagai penutup kegiatan, pengelola menerima manual book panduan operasional dan pemeliharaan Rusun ASN yang dilanjutkan dengan pengecekan langsung seluruh fasilitas bangunan.
Rusun ASN Papua Tengah dibangun sejak 2024 dan terdiri atas dua tower berlantai tiga dengan total 88 unit hunian. Setiap unit telah dilengkapi fasilitas berupa lemari, tempat tidur, satu set meja tamu, serta didukung sarana penunjang seperti jaringan air bersih, generator set (genset), dan pompa air. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan ASN sekaligus mendukung efektivitas pelayanan kepada masyarakat. []
Redaksi01
