Sempat Terkendala Lahan, KDKMP Desa Sambon Akhirnya Dibangun

0
Screenshot 2026-10-22 103236

BOYOLALI – Ketersediaan lahan yang sebelumnya menjadi kendala kini membuka jalan bagi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pembangunan koperasi tersebut resmi dimulai melalui peletakan batu pertama pada Rabu (21/10/2026), dengan target penyelesaian dalam tiga bulan dan mulai beroperasi pada Januari 2027.

Kepala Desa (Kades) Sambon, Prayitno, menjelaskan bahwa pembangunan KDKMP sempat tertunda karena pemerintah desa kesulitan memperoleh lahan yang memenuhi persyaratan. Kesempatan baru muncul setelah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sambon tidak menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026, sehingga siswa yang tersisa digabungkan dengan SDN 2 Sambon.

Lahan bekas SDN 1 Sambon kemudian dapat dimanfaatkan untuk pembangunan koperasi sekaligus menjadi lokasi kantor desa yang baru. Pemindahan kantor desa dilakukan karena bangunan sebelumnya sudah tua dan mengalami banyak kerusakan hingga harus dirobohkan.

“Semoga KDKMP di Desa Sambon bisa berjalan dengan baik, lancar, yang tentunya dapat meningkatkan perekonomian di Desa Sambon, dan tentunya warga Desa Sambon bisa hidup sejahtera,” harap Prayitno.

Peletakan batu pertama pembangunan KDKMP Sambon dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0724/Boyolali Gunawan Nurbathin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boyolali.

Bupati Agus berharap koperasi tersebut dapat memperluas manfaat layanan bagi masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan, menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat, serta menjadi sarana penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah.

Sebagaimana diberitakan sumber pemerintah daerah, Rabu (21/10/2026), pembangunan KDKMP Sambon merupakan bagian dari perkembangan program koperasi di Boyolali. Dari total 267 desa dan kelurahan, sebanyak 251 telah memiliki bangunan KDKMP, sedangkan 95 di antaranya sudah beroperasi.

“Ini memang agak akhir karena kemarin dari Desa Sambon belum bisa menyediakan lahannya, alhamdulillah ini sudah ada lahannya, dan harapannya nanti tiga bulan selesai dan tahun depan Januari sudah bisa operasional,” ungkap Bupati Agus.

Bagi warga Sambon, penyelesaian pembangunan menjadi hal yang dinantikan agar manfaat koperasi dapat segera dirasakan. Wagiono, salah seorang warga, berharap proses pembangunan dipercepat, terutama karena sejumlah desa lain telah memiliki KDKMP.

Ia juga mengharapkan keberadaan koperasi dapat mempercepat penerimaan bantuan dan subsidi yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat.

“Harapan saya apa yang disampaikan oleh pemerintah akan bantuan yang semuanya melalui Koperasi Merah Putih akan terwujud,” ujarnya.

Pembangunan KDKMP Sambon diharapkan tidak berhenti pada penyediaan bangunan, tetapi berlanjut pada operasional koperasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Pencapaian target penyelesaian dan kesiapan layanan akan menjadi tahapan penting agar koperasi dapat mendukung kegiatan ekonomi serta memperluas akses masyarakat terhadap program pemerintah. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *