Tekan Beban Belanja, Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menjual beras premium kemasan 5 kilogram seharga Rp24.500 dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Tigaraksa, Kamis (15/10/2026). Harga tersebut jauh di bawah harga pasar yang disebut mencapai Rp70.000 per kemasan, dengan selisih biaya ditanggung pemerintah daerah untuk membantu menekan pengeluaran rumah tangga.
Program yang digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD), Tigaraksa, itu menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan bahan pokok di tengah gejolak ekonomi global. Kegiatan tersebut juga masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang dan menyambut Hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2026.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang, Syaifullah, mengatakan subsidi diberikan secara langsung dalam bentuk barang agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah, sebagaimana diberitakan Radar Banten, Kamis (15/10/2026).
“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kabupaten Tangerang hadir memberikan bantuan bersubsidi langsung dalam bentuk barang yang harganya dimurahkan. Sebagai contoh nih yah, beras kemasan 5 kilogram yang di pasaran seharga Rp70.000, hari ini dijual hanya Rp24.500. Selisih kekurangannya ditutupi oleh pemerintah daerah,” ujar Syaifullah.
Menurut Syaifullah, pelaksanaan GPM tidak terbatas di Tigaraksa. Program serupa juga digelar secara serentak di sejumlah kecamatan lain agar manfaat subsidi pangan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Febya Satyaningsih, menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan mitra penyedia pangan bersama pihak Kecamatan Tigaraksa untuk menyediakan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.
Khusus pelaksanaan di Tigaraksa, DPKP menyiapkan 400 kupon pembelian beras premium bersubsidi dalam kemasan 5 kilogram. Penyaluran kupon dikoordinasikan bersama pihak kecamatan dan diperuntukkan bagi warga yang tinggal di sekitar GUD.
Pemkab Tangerang berharap program tersebut membantu menjaga stabilitas harga pangan, menekan inflasi daerah, dan mengurangi beban belanja rumah tangga. Keberlanjutan program serta jangkauan penerima manfaat menjadi faktor penting agar intervensi harga dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas. []
Redaksi01
