UMKM Banda Aceh Panen Cuan di Hari Pertama Event 2026

BANDA ACEH – Lonjakan penjualan dialami pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sejak hari pertama pelaksanaan Banda Aceh Experience 2026 di Lapangan Blang Padang, Senin (20/04/2026), menandai efektivitas kegiatan tersebut sebagai pendorong ekonomi lokal berbasis keramaian pengunjung.

Kegiatan yang menghadirkan berbagai tenant UMKM ini langsung berdampak pada peningkatan transaksi, terutama bagi pelaku usaha yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses pasar. Salah satu pelaku UMKM, Fira dari usaha Secoklatitu, mengaku mengalami kenaikan penjualan signifikan dibandingkan hari biasa.

“Kami sangat terbantu. Hari pertama saja hasilnya sudah terasa berbeda dari biasanya,” ujarnya, sebagaimana dilansir Masakini, Senin (20/04/2026).

Ia menjelaskan, sebelum mengikuti kegiatan tersebut, penjualannya hanya mengandalkan momentum car free day dengan jumlah pengunjung yang relatif terbatas. Namun, dalam Banda Aceh Experience 2026, tingginya antusiasme masyarakat mendorong peningkatan jumlah pembeli secara drastis.

“Pengunjung di sini jauh lebih ramai, jadi penjualan kami ikut naik,” katanya.

Selain peningkatan omzet, kegiatan ini juga membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk UMKM. Fira menyebut produknya kini mulai dikenal oleh konsumen dari berbagai latar belakang yang sebelumnya belum pernah menjangkau produknya.

“Banyak yang baru tahu produk kami di sini. Ini sangat membantu dari sisi promosi,” tambahnya.

Dukungan penyelenggara turut menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini. Fasilitas seperti penyediaan tenda gratis dinilai mampu meringankan beban operasional pelaku usaha kecil, sehingga mereka dapat fokus pada penjualan dan pengembangan produk.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini sering diadakan dan tetap gratis untuk UMKM, karena dampaknya sangat besar bagi kami,” ujarnya.

Banda Aceh Experience 2026 menjadi contoh konkret bagaimana kegiatan berbasis event mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung. Dengan meningkatnya transaksi dan eksposur produk, sektor UMKM diharapkan semakin kuat sebagai tulang punggung perekonomian daerah ke depan. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *