UMKM Bengkulu Dapat Panggung Besar di Semarak Merah Putih 2026

BENGKULU – Sebanyak 125 pelaku usaha akan mendapat ruang promosi dan transaksi dalam Semarak Merah Putih 2026 yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu di Sport Center Bengkulu pada 9-19 November 2026. Agenda selama 10 hari itu dirancang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sebagai calon konsumen.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan keterlibatan pelaku usaha menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pemprov Bengkulu ingin produk usaha lokal memperoleh kesempatan lebih luas untuk dikenal sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita ingin kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. UMKM harus naik kelas, produk-produk unggulan Bengkulu semakin dikenal, dan ekonomi rakyat bergerak,” ujar Helmi saat membahas persiapan kegiatan bersama pihak penyelenggara di ruang kerjanya, Jumat (02/10/2026), sebagaimana dilansir Sinarfakta, Jumat, (02/10/2026).

Para peserta yang dilibatkan terdiri atas pelaku ekonomi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan, industri kreatif, komunitas, serta mitra usaha. Kehadiran mereka diarahkan untuk memperluas akses promosi sekaligus menciptakan peluang transaksi selama kegiatan berlangsung.

Rangkaian kegiatan akan mencakup bazar dan expo UMKM, pasar murah, pelatihan pelaku usaha, pertunjukan seni budaya, hingga konser musik. Agenda tersebut dipadukan dengan kegiatan sosial dan komunitas seperti donor darah, festival band, coffee show, tabligh akbar, parade kreasi, serta lomba seni budaya.

Sejumlah artis nasional dan lokal juga dijadwalkan tampil untuk menarik partisipasi masyarakat selama kegiatan berlangsung. Suryo Group sebagai salah satu sponsor utama akan menghadirkan J-Rocks, Fiersa Besari, Govinda, Souljah, dan The Rain.

Selain menggandeng pelaku usaha, penyelenggara melibatkan Bank Indonesia sebagai official partner. Dukungan tersebut mencakup kegiatan Fun Run, perlombaan, dan pasar murah yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Helmi menilai potensi Bengkulu yang dapat dikembangkan tidak terbatas pada produk UMKM. Industri kreatif, seni budaya, serta sumber daya manusia juga dinilai memiliki peluang untuk menjadi kekuatan ekonomi daerah apabila memperoleh ruang pengembangan dan promosi.

“Bengkulu memiliki banyak potensi, baik produk UMKM, ekonomi kreatif, seni budaya maupun sumber daya manusianya. Semua potensi itu harus mendapatkan ruang untuk tampil dan berkembang,” katanya.

Menurut Helmi, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting untuk memperluas dampak kegiatan. Pemprov Bengkulu menggandeng dunia usaha dan lembaga lain melalui skema sponsorship dan official partner dalam pelaksanaan Semarak Merah Putih 2026.

“Kolaborasi adalah kekuatan. Ketika pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan jauh lebih besar,” ungkapnya.

Dengan komposisi kegiatan yang menggabungkan promosi usaha, pasar murah, pelatihan, seni budaya, kegiatan komunitas, dan hiburan, Semarak Merah Putih 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dan konsumen. Pemprov Bengkulu menargetkan momentum tersebut dapat memperluas pengenalan produk lokal, mendorong perkembangan UMKM, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat selama 10 hari penyelenggaraan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *