UMKM Kini Bisa Hitung Harga dan Jualan Live Lebih Mudah

0
UMKM Kini Bisa Hitung Harga dan Jualan Live Lebih Mudah

JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat dua dukungan teknologi baru dari Shopee untuk memperkuat pengelolaan harga dan pemasaran digital, di tengah upaya memperbesar pasar produk lokal melalui kanal perdagangan elektronik.

Dua inovasi tersebut berupa Kalkulator Biaya dan Shopee Live Studio yang diperkenalkan dalam semangat baru Shopee Pilih Lokal bertema “Semangat Baru Majukan Produk Lokal Indonesia”. Keduanya diarahkan untuk membantu pelaku usaha mengelola biaya secara lebih terukur sekaligus meningkatkan kualitas penjualan melalui siaran langsung.

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan Kalkulator Biaya memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai komponen biaya sebelum penjual menentukan harga produk.

“Melalui kalkulator biaya ini, nanti para seller dapat melihat dengan lebih mudah rincian biayanya. Jadi dari awal HPP (Harga Pokok Penjualan) sampai harga jual akhir sebelum dicantumkan di aplikasi kami, semuanya bisa terhitung,” kata Radynal dalam acara ASN Gemar Belanja Shopee Pilih Lokal di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Rabu (07/10/2026), sebagaimana diberitakan Detikfinance, Rabu, (07/10/2026).

Menurut Radynal, transparansi biaya penting bagi pelaku UMKM agar keputusan penetapan harga tidak hanya berdasarkan perkiraan. Informasi mengenai pengeluaran dan hasil penjualan dapat menjadi dasar bagi penjual untuk menyesuaikan harga dengan biaya produksi serta margin yang ditargetkan.

“Seller berhak mendapatkan kejelasan atas setiap rupiah yang mereka keluarkan dan setiap rupiah yang mereka dapatkan,” paparnya.

Selain membantu perhitungan harga, Shopee memperkenalkan Shopee Live Studio untuk menjawab perkembangan perdagangan berbasis video dan siaran langsung. Fitur tersebut memungkinkan penjual mengelola aktivitas live commerce dengan lebih praktis sekaligus meningkatkan kualitas tampilan audiovisual.

“Melalui fitur Shopee Live Studio yang kami hadirkan, seller dapat mengelola siaran langsung dengan jauh lebih praktis serta menghadirkan konten audiovisual yang jauh lebih berkualitas,” imbuhnya.

Penguatan teknologi pemasaran tersebut berjalan beriringan dengan upaya memperbesar serapan produk lokal. Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana menyebut aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu kelompok pasar strategis bagi UMKM karena memiliki pendapatan tetap.

“Yang saat ini menjadi pasar yang strategis bagi UMKM adalah ASN dan karyawan BUMN. Yang punya fixed income dan sudah pasti tanggal gajiannya tanggal berapa,” kata Temmy.

Potensi pasar tersebut kemudian didorong melalui gerakan ASN Gemar Belanja Shopee Pilih Lokal yang mengajak konsumen menjadikan produk dalam negeri sebagai pilihan utama.

“Kita tidak anti impor, tapi juga jadikanlah produk lokal sebagai pilihan utama,” ujarnya.

Temmy turut mengapresiasi keterlibatan Shopee dalam gerakan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah dan platform perdagangan elektronik dinilai dapat memperluas dukungan terhadap pelaku usaha lokal, terutama dalam mempertemukan produk UMKM dengan konsumen.

“Saya apresiasi kepada Shopee yang sudah mau me-launching program ini bersama kami,” pungkasnya.

Dukungan terhadap produk lokal juga tercermin dari kinerja kanal Shopee Pilih Lokal. Sepanjang 2025, penjualan produk di kanal tersebut tercatat tumbuh 50 persen, sementara jumlah produk lokal yang dipasarkan meningkat 60 persen.

Tidak hanya pasar domestik, Program Ekspor Shopee sepanjang 2025 turut membawa sekitar 90 juta produk lokal ke konsumen di Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Amerika Latin. Perluasan tersebut menunjukkan peluang UMKM untuk memanfaatkan kanal digital tidak hanya sebagai sarana penjualan, tetapi juga sebagai pintu masuk menuju pasar internasional.

Dengan kombinasi pengelolaan biaya yang lebih transparan, peningkatan kemampuan penjualan melalui live commerce, serta perluasan akses pasar, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mengembangkan produk lokal secara berkelanjutan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *