UMKM Perempuan Bisa Bidik Pasar Jepang, Pendaftaran Ditutup 10 Oktober
JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan yang bergerak di sektor fesyen, kriya, dan produk agro olahan memiliki kesempatan memperluas usaha ke pasar Jepang melalui program pendampingan ekspor yang berlangsung selama tiga bulan, Oktober hingga Desember 2026. Pendaftaran program yang digagas Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama SheTrades Indonesia dan Bank SMBC Indonesia tersebut dibuka hingga 10 Oktober 2026.
Program bertajuk “Memanggil Para Jeng, Siap Ekspor ke Jepang!!” dirancang untuk membantu pelaku UMKM perempuan mempersiapkan produk dan usaha agar lebih kompetitif dalam menghadapi pasar internasional.
Mengacu pada informasi dalam poster sosialisasi, peserta yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh kurasi produk, pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, fasilitasi hubungan bisnis antarpelaku usaha (business-to-business atau B2B), serta akses pembiayaan.
Fasilitas tersebut diharapkan membantu peserta mengenali potensi produknya, memperbaiki kesiapan usaha, dan membuka peluang kerja sama dengan calon mitra bisnis di Jepang. Namun, pelaku usaha tetap perlu memastikan rincian fasilitas dan ketentuan program melalui kanal resmi penyelenggara.
Bagi UMKM yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai kode QR pada poster sosialisasi atau mengakses tautan pendaftaran yang tercantum dalam pengumuman resmi Kementerian Perdagangan. Calon peserta perlu memastikan bidang usaha sesuai dengan kriteria serta menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan sebelum mendaftar.
Kesempatan memasuki pasar Jepang juga menuntut kesiapan dari sisi produksi dan mutu. Pelaku usaha perlu memperhatikan konsistensi kualitas, kapasitas produksi, desain kemasan, serta standar dan ketentuan impor yang berlaku di negara tujuan. Persiapan tersebut penting agar produk tidak hanya menarik bagi calon pembeli, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Selain kesiapan produk, calon peserta perlu memahami tahapan seleksi dan mekanisme pendampingan, termasuk ketentuan akses pembiayaan. Informasi yang lengkap dapat membantu pelaku usaha menilai kesesuaian program dengan kebutuhan pengembangan bisnis mereka.
Kementerian Perdagangan menyediakan informasi mengenai program dan pendaftaran melalui kanal resminya di situs Kementerian Perdagangan. Pelaku UMKM juga diimbau berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi atau fasilitas tertentu tanpa dasar resmi.
Melalui program ini, penguatan kapasitas usaha dan perluasan jejaring bisnis diharapkan dapat membuka peluang bagi lebih banyak UMKM perempuan untuk menembus pasar Jepang serta meningkatkan kontribusi produk unggulan Indonesia dalam perdagangan internasional. []
Redaksi01
