1.081 KDKMP Catat Transaksi Rp31 Miliar dalam Sehari
JAKARTA – Aktivitas operasional 1.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mencatat nilai transaksi sekitar Rp31 miliar dalam sehari pada Selasa, 29 September 2026. Nilai tersebut merupakan total transaksi, bukan laba yang telah diperoleh koperasi.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan transaksi tersebut berasal dari KDKMP yang telah menjalankan kegiatan operasional di berbagai daerah.
“Sekarang kalau enggak salah transaksi (per) hari ini Rp31 miliar,” kata Joao usai Rapat Koordinasi KDKMP di Jakarta, Selasa (29/09/2026), sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (29/09/2026).
Menurut Joao, sebanyak 1.081 KDKMP tersebut telah beroperasi sejak 30 Mei 2026. Jumlah itu termasuk 1.061 KDKMP yang sebelumnya diresmikan Presiden Prabowo pada 16 Mei 2026.
Ia menegaskan angka Rp31 miliar yang disampaikan merupakan nilai transaksi operasional seluruh KDKMP yang telah berjalan, sehingga tidak dapat disamakan dengan keuntungan atau laba koperasi.
Joao juga meluruskan bahwa 1.081 KDKMP tersebut bukan koperasi yang baru akan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2026. Koperasi-koperasi tersebut telah menjalankan aktivitas pelayanan dan operasional sebelum tanggal tersebut.
Menurut dia, KDKMP yang telah beroperasi berfungsi sebagai tempat pelayanan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Fungsinya itu tempat berkumpulnya orang-orang untuk melayani kepentingan masyarakat di situ,” ujar Joao.
Dalam pelaksanaannya, pengaturan jam kerja dan pembagian giliran atau shift menjadi kewenangan pengurus masing-masing koperasi. Agrinas berperan menyiapkan sistem yang mendukung operasional KDKMP.
“Ada shift-nya. Nanti tinggal bagaimana pengurus koperasi desa itu mengatur shift-nya, kan mereka yang punya. Kita hanya menyiapkan sistem,” ucapnya.
Joao menyebut KDKMP tidak beroperasi selama 24 jam. Namun, ia belum menjelaskan secara terperinci mengenai jam operasional yang diterapkan oleh masing-masing koperasi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada 16 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 530 koperasi berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur, sedangkan 531 koperasi lainnya tersebar di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Kementerian Koperasi kemudian menargetkan 17.288 KDKMP dapat mulai beroperasi setelah melalui tahapan verifikasi dan validasi, reviu, serah terima, serta penempatan manajer. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan 30.000 koperasi beroperasi hingga akhir 2026. []
Redaksi01
