120 Bendahara Koperasi Merah Putih Magetan Dilatih, Tata Kelola Keuangan Diperkuat

0
IMG-20261027-WA0002

MAGETAN – Sebanyak 120 calon bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan mengikuti pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kemampuan mengelola administrasi serta keuangan koperasi secara profesional. Program yang dibagi menjadi tiga gelombang ini diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan koperasi sebagai penopang ekonomi masyarakat desa.

Pelatihan tersebut dibuka Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti di Grand Hap Kintamani, Sarangan, Senin (26/10/2026). Gelombang ketiga berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 dengan melibatkan 40 peserta dari KDKMP yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Magetan.

Sebelumnya, gelombang pertama telah dilaksanakan pada 12–15 Oktober, sedangkan gelombang kedua berlangsung pada 19–22 Oktober 2026. Dengan pembagian tersebut, seluruh peserta mendapat kesempatan mengikuti peningkatan kompetensi secara bertahap.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Magetan, Joko Trihono, mengatakan pelatihan dirancang untuk membentuk bendahara yang mampu menjalankan pengelolaan keuangan koperasi dengan tertib dan sesuai kompetensi.

“Kegiatan ini untuk mewujudkan tata kelola keuangan koperasi yang tertib, transparan, dan akurat sesuai dengan kompetensi dalam melaksanakan pengelolaan administrasi dan keuangan koperasi secara profesional,” ujar Joko.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pendampingan dari fasilitator Anik Ida Fauziah dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Wirausaha Kompeten Nusantara. Materi yang diberikan mencakup manajemen koperasi, konsep dasar dan teknik penyusunan laporan keuangan, serta pemanfaatan laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan strategis.

Kemampuan menyusun dan membaca laporan keuangan menjadi salah satu aspek penting bagi bendahara koperasi. Pencatatan yang akurat dapat membantu pengurus memantau kondisi keuangan, mengevaluasi kegiatan usaha, dan menyampaikan pertanggungjawaban pengelolaan dana kepada anggota secara lebih terbuka.

Selain meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan juga mendorong percepatan operasionalisasi KDKMP. Proses verifikasi dan validasi oleh Kementerian Koperasi tengah diupayakan agar koperasi dapat beroperasi di tingkat desa dan kecamatan secara serentak.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menilai keberadaan bendahara yang kompeten dan tersertifikasi penting untuk mendukung pengelolaan koperasi sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan. Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung program strategis nasional dalam membangun ketahanan ekonomi dari tingkat desa.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemkab Magetan berharap pengelolaan keuangan KDKMP semakin tertib, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peningkatan kapasitas bendahara diharapkan menjadi fondasi bagi koperasi untuk menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *