15 UMKM Padang Dibina Pakar Ekspor, Siap Tembus Pasar Global

0
15 UMKM Padang Dibina Pakar Ekspor, Siap Tembus Pasar Global

PADANG – Sebanyak 15 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Padang menjalani penilaian kesiapan ekspor dengan pendampingan langsung dari praktisi dan tenaga ahli perdagangan. Melalui program UMKM Champion 2026, para pelaku usaha memperoleh evaluasi produk, masukan perbaikan, hingga pemetaan negara tujuan potensial sebelum memasuki pasar internasional.

Pendampingan berlangsung selama tiga hari dan dimulai di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (04/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi tahapan lanjutan setelah proses seleksi menyaring 30 peserta dari 11 kecamatan menjadi 15 finalis.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Padang, Siska Meilani, mengatakan proses asesmen melibatkan sejumlah praktisi dan lembaga yang memiliki kompetensi di bidang ekspor. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pendampingan dari Go Export, kemudian dilanjutkan tenaga ahli Kementerian Perdagangan pada hari kedua dan Export Center Surabaya pada hari ketiga.

“Para finalis akan bertemu langsung dengan tenaga ahli untuk mendapatkan penilaian dan arahan terkait kesiapan produk mereka menuju pasar ekspor,” ujar Siska sebagaimana diberitakan Infopublik, Rabu (04/11/2026).

Penilaian tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi keunggulan sekaligus kekurangan produk yang berpotensi menghambat pemasaran di luar negeri. Peserta dari kategori kriya dan fesyen serta kuliner akan memperoleh evaluasi mengenai standar produk, aspek yang perlu diperbaiki, dan negara yang berpeluang menjadi sasaran ekspor.

Dengan demikian, program UMKM Champion tidak hanya berorientasi pada penentuan pemenang kompetisi. Tahapan asesmen juga menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memahami kebutuhan pasar internasional dan menyiapkan produknya agar memenuhi standar yang diperlukan.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang turut memfasilitasi proses kurasi melalui sesi penilaian dan diskusi secara daring bersama praktisi nasional. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi setiap finalis dalam meningkatkan kualitas produk dan memperkuat kesiapan bisnis.

Setelah menyelesaikan asesmen, 15 finalis dijadwalkan mengikuti babak final pada 16–17 November 2026 di Hotel Santika. Dewan juri dalam tahap tersebut akan melibatkan perwakilan Kementerian UMKM dan pengusaha nasional.

Pemenang juara pertama, kedua, dan ketiga dari setiap kategori akan memperoleh penghargaan, sertifikat layak ekspor, hadiah uang tunai, serta tabungan modal usaha. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung pengembangan kapasitas dan keberlanjutan usaha para peserta.

“Kami berharap seluruh finalis tetap berkomitmen menjalankan hasil evaluasi dari para tenaga ahli dan terus memperbaiki produk masing-masing. Dengan begitu, target Wali Kota Padang untuk menghasilkan UMKM naik kelas, khususnya UMKM yang go global, dapat tercapai secara maksimal,” kata Siska.

Melalui pendampingan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya menjembatani pelaku UMKM dengan pengetahuan dan akses menuju pasar ekspor. Keberhasilan program selanjutnya akan ditentukan oleh kemampuan peserta menerapkan rekomendasi tenaga ahli, menjaga konsistensi mutu, dan memenuhi kebutuhan pasar internasional sehingga peluang ekspor dapat berkembang menjadi transaksi serta pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *