25 UMKM Gorontalo Ikuti BRIncubator untuk Perkuat Bisnis
GORONTALO – Sebanyak 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, mengikuti program BRIncubator selama dua hari, 25-26 September 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola dan mengembangkan usaha agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Peserta BRIncubator merupakan pelaku UMKM yang telah melalui proses kurasi Kantor Pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan berasal dari tiga sektor usaha, yakni kuliner, kriya, dan fesyen. Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo bersama BRI Cabang Limboto.
Program inkubasi bisnis ini dibuka Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku. Menurut dia, penguatan kapasitas menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha agar mampu menghadapi perubahan lingkungan bisnis.
“Penguatan kapasitas UMKM sanagt penting agar mampu berkembang, beradaptasi dengan perubahan pasar, serta meningkatkan daya saing usaha,” kata Sumanti Maku, Jumat (25/09/2026), sebagaimana diberitakan infoPublik, Sabtu (26/09/2026).
Selama mengikuti BRIncubator, peserta memperoleh pembelajaran dan pendampingan yang mencakup pengelolaan usaha, pengembangan produk, strategi pemasaran, branding, serta pengembangan bisnis berkelanjutan.
Materi tersebut dirancang agar pelaku UMKM tidak hanya berfokus pada aktivitas operasional sehari-hari, tetapi juga mampu menyusun pola pengelolaan usaha secara lebih terstruktur. Peserta juga didorong mengenali potensi produk dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pasar.
Pelaksanaan program turut melibatkan Komunitas Creative Society sebagai mitra pengembangan UMKM. Kolaborasi antara BRI Cabang Limboto dan komunitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pendampingan sekaligus mendekatkan materi pengembangan bisnis dengan kebutuhan pelaku usaha lokal.
Keterlibatan pemerintah daerah, perbankan, dan komunitas dalam BRIncubator menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Gorontalo. Pendampingan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada penguatan fondasi usaha agar peserta memiliki peluang mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Sebanyak 25 peserta yang terpilih diharapkan dapat memanfaatkan proses inkubasi tersebut untuk memperbaiki pengelolaan usaha, mengembangkan produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
Rangkaian BRIncubator berlangsung hingga 26 September 2026 melalui kegiatan pembelajaran, diskusi, pendampingan, dan pengembangan kapasitas bisnis. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana berkelanjutan untuk memperkuat kualitas dan daya saing UMKM di daerah. []
Redaksi01
