50 Kopdeskel Merah Putih di Kudus Siap Operasi, Tinggal Tunggu Produk
KUDUS – Sebanyak 50 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Kudus (Kudus), Jawa Tengah (Jateng), memasuki tahap kesiapan operasional setelah sarana pendukung, mulai dari jaringan listrik hingga sistem keamanan, tersedia di masing-masing lokasi. Puluhan koperasi tersebut kini tinggal menunggu pengisian produk sebelum mulai melayani masyarakat.
Kesiapan tersebut mencakup berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan koperasi, antara lain jaringan listrik, jaringan internet, mebel, kendaraan angkut, rak toko, sistem kasir, komputer, dan kamera Closed-Circuit Television (CCTV).
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0722 Kudus, Yuusufa Allan Andriasie, mengatakan 50 koperasi tersebut telah memiliki kelengkapan sarana pendukung untuk menjalankan kegiatan operasional.
“Koperasi-koperasi tersebut sudah memiliki kelengkapan sarana pendukung, mulai dari jaringan listrik, jaringan internet, meubeler, kendaraan angkut, rak toko, sistem kasir, komputer, hingga kamera CCTV,” kata Yuusufa Allan Andriasie, Minggu (30/08/2026), sebagaimana dikutip Antara.
Armada transportasi bantuan untuk masing-masing koperasi juga telah diterima. Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang distribusi dan kegiatan operasional koperasi ketika layanan mulai berjalan.
Sebanyak 50 Kopdeskel Merah Putih yang telah siap beroperasi tersebar di sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Kota, Gebog, Dawe, Kaliwungu, Jati, Jekulo, Mejobo, Undaan, dan Bae. Keberadaan koperasi di berbagai kecamatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dan produk yang akan disediakan.
Meski sarana operasional telah tersedia, koperasi tersebut belum sepenuhnya menjalankan aktivitas pelayanan karena masih menunggu pengisian produk yang akan dipasarkan kepada masyarakat.
“Untuk saat ini, koperasi tersebut masih menunggu pengisian produk yang nantinya dijual kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain 50 lokasi yang telah memiliki kelengkapan sarana pendukung, sejumlah Kopdeskel Merah Putih lainnya masih menunggu penyelesaian pemenuhan fasilitas operasional. Distribusi sejumlah sarana dan prasarana, termasuk armada transportasi, dilakukan secara bertahap.
Setiap koperasi nantinya akan memperoleh dukungan armada berupa truk, pikap, dan kendaraan roda tiga. Armada tersebut disiapkan untuk menunjang kegiatan distribusi barang serta kebutuhan operasional di masing-masing koperasi.
Secara keseluruhan, pembangunan fisik 90 lokasi Kopdeskel Merah Putih di Kudus telah diselesaikan. Tahap berikutnya berfokus pada pemenuhan sarana dan prasarana pendukung agar seluruh koperasi dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
“Semua sudah selesai dibangun dan tinggal melengkapi sarana dan prasarana pendukungnya,” ujarnya.
Kesiapan 50 koperasi menjadi bagian dari tahapan pengoperasian seluruh Kopdeskel Merah Putih yang dibangun di Kudus. Setelah produk tersedia dan sarana pendukung di lokasi lain dilengkapi, jaringan koperasi tersebut diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi kebutuhan di tingkat desa dan kelurahan, sebagaimana dilansir Esposin, Minggu, (30/08/2026). []
Redaksi01
