Cerita Kadus Sopan Lampung Selatan yang Wajahnya Disebut Mirip Prabowo
LAMPUNG – Fenomena viral di media sosial kembali menghadirkan sosok tak terduga dari daerah. Kali ini, perhatian warganet tertuju pada seorang kepala dusun (kadus) di Kabupaten Lampung Selatan bernama Sopan. Pria yang menjabat sebagai perangkat desa di Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, itu mendadak dikenal luas karena dinilai memiliki kemiripan fisik dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Perbincangan mengenai kemiripan Sopan dengan Presiden Prabowo bermula dari unggahan video di media sosial yang dibuat oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Video tersebut menampilkan aktivitas Sopan sehari-hari saat bekerja di lingkungan desa. Tak disangka, unggahan itu menyebar luas dan memantik beragam komentar warganet yang menilai wajah, ekspresi, hingga gaya berpakaian Sopan menyerupai orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Sopan sendiri mengaku bahwa sebutan mirip Prabowo bukanlah hal yang sepenuhnya baru baginya. Menurut dia, komentar serupa kerap dilontarkan rekan-rekannya saat dirinya mengenakan pakaian dinas tertentu.
“Kalau saya ini dimiripin sama Pak Prabowo, itu sebenarnya kalau piket, teman-teman kalau saya pakai baju putih, pakai seragam dinas piket itu, kadang-kadang dia bilang, ‘Wuih, kayak Pak Prabowo!’,” katanya di sela-sela waktu bekerja, seperti dilansir detikSumbagsel, Selasa (13/01/2026).
Namun, perhatian publik semakin meluas setelah mahasiswa KKN yang bertugas di desanya mengunggah video tersebut ke media sosial. Sopan menceritakan momen awal bagaimana video itu dibuat hingga akhirnya viral.
“Kemarin itu ada adik-adik mahasiswa juga begitu, datang itu juga bilang, ‘Wueh, kok mirip Pak Prabowo ya?’ kan gitu. Nah, jadi terus anak-anak KKN itu ngajak foto bersama. Setelah itu, terus ngajak saya di sini tuh divideoin. Nah, itu terus diunggah, jadi viral itu. Jadi ramai di mana-mana gitu,” jelas dia.
Sebagai kepala dusun yang telah mengabdi selama delapan tahun, Sopan mengaku tidak pernah menyangka akan menjadi sorotan publik nasional. Ia menilai kemiripan tersebut hanyalah kebetulan semata dan tidak pernah diniatkan. Bahkan, Sopan mengaku merasa canggung saat disebut sebagai “kopi” Prabowo oleh sebagian warga.
“Ya kalau saya ini sebenarnya ya kadang-kadang itu mikir, apa bener sih saya ini mirip sama Pak Prabowo? Kan gitu ya. Soalnya, kondisi saya ya seperti ini, mana mungkin saya mirip sama Pak Presiden, kan gitu,” tuturnya.
Meski demikian, viralnya sosok Sopan justru menghadirkan sisi positif. Banyak warga dan pengguna media sosial yang mengapresiasi kesederhanaan serta kedekatannya dengan masyarakat. Sopan tetap menjalani aktivitasnya seperti biasa, melayani warga dan menjalankan tugas sebagai kepala dusun tanpa perubahan sikap.
Fenomena ini menjadi contoh bagaimana media sosial mampu mengangkat figur lokal menjadi perhatian nasional. Di sisi lain, Sopan berharap perhatian publik tidak mengganggu kinerjanya sebagai perangkat desa. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap mengabdi kepada masyarakat Desa Sukadamai.
Viralnya Sopan juga memperlihatkan sisi lain dari kehidupan desa yang kerap luput dari sorotan. Sosok sederhana yang bekerja di tingkat paling bawah pemerintahan itu kini menjadi simbol keakraban, sekaligus pengingat bahwa figur publik bisa ditemukan dalam keseharian masyarakat. []
Siti Sholehah.
