Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Maret 2026

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai Maret 2026. Penyesuaian tersebut mencakup produk Pertamax Series dan Dex Series, sementara jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap dipertahankan pada harga sebelumnya, sebagaimana dilansir Inews, Senin, (16/03/2026).

Perubahan harga ini mengacu pada kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.

Berdasarkan pengumuman Pertamina, sejumlah BBM non-subsidi mengalami kenaikan harga di berbagai wilayah Indonesia. Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini menjadi Rp12.300 per liter dari sebelumnya Rp11.800 per liter.

Selain itu, Pertamax Turbo naik menjadi Rp13.100 per liter dari sebelumnya Rp12.700 per liter. Sementara Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian menjadi Rp12.900 per liter dari sebelumnya Rp12.450 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada produk Dex Series. Harga Dexlite kini menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya Rp13.250 per liter, sedangkan Pertamina Dex meningkat menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.

Di sisi lain, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar tetap berada di angka Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia.

Secara umum, harga BBM di berbagai wilayah memiliki perbedaan menyesuaikan kebijakan pajak daerah dan biaya distribusi. Di wilayah Aceh dan Sumatra Utara, misalnya, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.600 per liter dan Pertamax Turbo Rp13.350 per liter. Sementara di wilayah Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax mencapai Rp12.900 per liter dan Dexlite Rp14.800 per liter.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur, harga Pertamax berada di angka Rp12.300 per liter. Adapun di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat, harga BBM non-subsidi relatif sama dengan wilayah Jawa.

Di kawasan Kalimantan, harga Pertamax berkisar Rp12.600 hingga Rp12.900 per liter, sementara Dexlite berada di kisaran Rp14.500 hingga Rp14.800 per liter. Sementara itu, wilayah Indonesia timur seperti Maluku, Papua, dan Papua Barat juga menyesuaikan harga dengan kisaran Pertamax Rp12.600 per liter serta Dexlite Rp14.500 per liter.

Penyesuaian harga tersebut dilakukan secara berkala mengikuti dinamika pasar energi global serta kebijakan pemerintah terkait mekanisme penetapan harga BBM nasional. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *