IHSG Ditutup Menguat pada Sesi I, Transaksi Bursa Tembus Rp10,37 Triliun

JAKARTA – Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan Sesi I, Kamis (06/08/2026), mencatatkan kinerja positif dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau. Indeks ditutup menguat 0,3 persen ke level 6.351,34, didukung tingginya aktivitas transaksi dan penguatan sejumlah saham berkapitalisasi kecil hingga menengah.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG naik sekitar 0,3 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Nilai transaksi sepanjang Sesi I mencapai Rp10,37 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 34,72 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,63 juta kali.

Di kelompok saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) memimpin setelah melonjak 26,77 persen menjadi 161. Posisi berikutnya ditempati PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) yang naik 25,30 persen ke level 104, PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) menguat 24,74 persen menjadi 474, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) meningkat 22,22 persen ke level 264, dan PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) bertambah 19,79 persen menjadi 115.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam (top losers) dipimpin PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang turun 14,94 persen ke level 1.025. Disusul PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang terkoreksi 14,86 persen menjadi 630, PT Tira Austenite Tbk (TIRA) melemah 11,48 persen ke level 432, PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) turun 6,59 persen menjadi 1.560, serta PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yang turun 6,02 persen ke level 1.015.

Dari sisi nilai transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling aktif dengan nilai perdagangan mencapai Rp544,30 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp499,91 miliar, PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) Rp477,15 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp459,55 miliar, dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) sebesar Rp420,64 miliar.

Untuk volume perdagangan, BNBR memimpin dengan transaksi sebanyak 47,14 juta lembar saham. Setelah itu disusul IATA sebanyak 42,98 juta lembar, JGLE 37,63 juta lembar, BUMI 30,40 juta lembar, dan KOTA sebanyak 23,23 juta lembar.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa saham berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,16 persen ke level 65.539,5, Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,83 persen menjadi 25.446, dan Indeks SSE Composite China terkoreksi 0,02 persen ke level 3.877,8. Sebaliknya, Indeks Straits Times Singapura menguat 1,03 persen ke posisi 5.638,6.

Kinerja IHSG yang tetap berada di zona positif di tengah pergerakan bursa Asia yang beragam menunjukkan pasar domestik masih memiliki daya tahan pada perdagangan sesi pertama. Data perdagangan tersebut sebagaimana diberitakan Stockbit, Kamis (06/08/2026), berdasarkan penutupan Sesi I. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *