PLN Dirikan 64 Posko Siaga Listrik di Papua
JAYAPURA – PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Tanah Papua berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiagaan kelistrikan tersebut berlangsung selama periode siaga mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (16/03/2026).
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo, mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Lebaran. Salah satunya dengan mengoperasikan puluhan posko siaga yang tersebar di berbagai wilayah Papua.
Ia menjelaskan bahwa PLN mendirikan 64 posko siaga guna memastikan sistem kelistrikan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang tersebut.
“Pada Jumat (13/03/2026), kami melakukan kunjungan kerja ke sejumlah infrastruktur strategis seperti PLTU Holtekamp dan PLTMG Jayapura Peaker serta Gardu Induk Skyline hal ini dilakukan guna memastikan sistem transmisi dan distribusi listrik kepada pelanggan berjalan optimal,” katanya.
Selain memastikan kesiapan pembangkit dan jaringan listrik, PLN juga memeriksa kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik yang mulai digunakan masyarakat selama masa libur Lebaran.
“Saat ini terdapat 39 unit SPKLU yang tersebar di 25 lokasi di Tanah Papua yang siap melayani kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik masyarakat,” ujar dia.
Menurut Hartanto, kesiapan infrastruktur strategis termasuk pembangkit listrik, jaringan transmisi, distribusi, hingga fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terus dipantau agar masyarakat dapat menjalani perayaan Idulfitri tanpa gangguan pasokan listrik.
“Untuk itu kami sangat menjamin bahwa sistem kelistrikan di Tanah Papua dalam kondisi aman sehingga masyarakat dapat menikmati momen kemenangan Idul Fitri bersama keluarga dengan terang benderang tanpa khawatir gangguan listrik,” katanya.
PLN juga memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah lokasi prioritas yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.
Dia menambahkan bahwa terdapat 126 titik prioritas pengamanan, termasuk tempat ibadah dan pusat keramaian, yang menjadi fokus pengawasan guna menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Tanah Papua selama Idulfitri. []
Redaksi
