Tragis! Pemuda 22 Tahun Tenggelam di Pantai Buradaya Paser
Seorang pemuda asal Batu Sopang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saat berenang di Sungai Rengit, kawasan Pantai Buradaya, Paser.
PASER – Seorang pemuda bernama Trisno Lius Timbang (22), warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di kawasan wisata Pantai Buradaya, Desa Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro, Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 18.20 Wita.
Korban ditemukan oleh tim gabungan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam, setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam sejak laporan diterima pada siang hari.

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Paser, Iwan Suhariyanto, mewakili Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Paser, menjelaskan bahwa proses pencarian langsung dilakukan setelah laporan diterima.
“Pencarian dimulai sekitar pukul 15.35 Wita dengan melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, Damkar, relawan Rescue Kidico, serta masyarakat setempat yang turut membantu di lapangan,” ujarnya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 Wita saat korban bersama rekannya berenang di aliran Sungai Rengit yang berada di sekitar kawasan pantai. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat mengapung sebelum akhirnya terseret arus dan menghilang.
Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Paser, Kepolisian Sektor (Polsek) Kuaro, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan tim Rescue Kideco langsung melakukan pencarian dengan menyisir area darat maupun perairan di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi arus sungai yang cukup kuat menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Namun, setelah beberapa jam melakukan penyisiran, tim akhirnya menemukan korban di sekitar titik awal dilaporkan tenggelam.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak berenang di area yang memiliki potensi arus kuat guna menghindari kejadian serupa,” tutup Iwan. []
Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum
