Usai Lebaran, Layanan Bank Muamalat Beroperasi Penuh
JAKARTA – Aktivitas layanan perbankan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali berjalan normal setelah libur Lebaran 2026, menandai pemulihan aktivitas ekonomi nasabah yang mulai meningkat pada Rabu (25/03/2026).
Seluruh kantor cabang Bank Muamalat kini beroperasi dengan jam layanan reguler pukul 08.00 hingga 15.30 waktu setempat. Kondisi ini memungkinkan nasabah kembali mengakses layanan keuangan secara langsung setelah jeda libur panjang.
Senior Executive Vice President (SEVP) Operations Bank Muamalat, Dedy Suryadi Dharmawan, memastikan kesiapan operasional dan sumber daya manusia dalam melayani kebutuhan nasabah di seluruh jaringan kantor.
“Setelah beberapa hari libur Lebaran 2026, operasional bank dinanti nasabah. Hal ini wajar, mengingat aktivitas ekonomi perlahan mulai pulih, dan kami yakin banyak nasabah yang membutuhkan layanan , baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis,” ujar dia, sebagaimana dilansir Money, Rabu (25/03/2026).
Selain layanan tatap muka di kantor cabang, Bank Muamalat tetap mengoptimalkan kanal layanan digital untuk mendukung kemudahan transaksi. Nasabah dapat mengakses layanan melalui mobile banking Muamalat DIN, internet banking, serta cash management system (CMS) Madina yang tetap beroperasi selama dan setelah libur Lebaran.
Jaringan anjungan tunai mandiri (automated teller machine atau ATM) Bank Muamalat juga tetap tersedia di berbagai wilayah untuk menunjang kebutuhan transaksi tunai masyarakat.
Manajemen Bank Muamalat menilai integrasi layanan fisik dan digital menjadi strategi penting dalam menjaga kualitas layanan serta menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam di era perbankan modern.
Ke depan, fokus bisnis perseroan akan diperkuat pada pengembangan ekosistem berbasis syariah, termasuk sektor haji, umrah, serta pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).
“Insya Allah Bank Muamalat senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah bagi siapa pun yang ingin membangun masa depan keuangan yang lebih baik, lebih tenang, dan lebih bermakna,” tutup Dedy.
Dengan kembali normalnya operasional dan penguatan layanan digital, Bank Muamalat berharap dapat mendorong peningkatan transaksi serta mendukung pertumbuhan ekonomi syariah nasional pasca momentum Lebaran. []
Penulis: Aditya Saputra | Penyunting: Redaksi01
